Connect with us

Lamongan

35 Rumah di Pesisir Pantura Lamongan Disentuh Program Rutilahu Program Karya Bakti TNI AL, Bupati Yuhronur Siap Berikan Pendampingan

Diterbitkan

||

35 Rumah di Pesisir Pantura Lamongan Disentuh Program Rutilahu Program Karya Bakti TNI AL, Bupati Yuhronur Siap Berikan Pendampingan

Memontum Lamongan – Sebanyak 35 rumah di wilayah pantura mendapatkan program karya bakti TNI AL berupa renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Hal tersebut, sinergi dengan penetapan Kabupaten Lamongan sebagai pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia, dimana salah satu langkah pengentasan kemiskinan ekstrem adalah penuntasan rumah tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni.

Karya bakti yang dimulai pada tanggal 18 Oktober 2021 di Kabupaten Pacitan lalu tersebut, ditutup oleh Komandan Lantamal V, Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi, di kawasan wisata Pantai Kutang Kecamatan Brondong, Kamis (06/01/2021). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Kapolres Lamongan dan Komandan Kodim 0812 Lamongan serta dinas instansi terkait.

Dalam sambutannya, Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi mengatakan, program renovasi rumah tidal layak huni merupakan sarana untuk saling berkoordinasi dan bentuk sinergitas secara kontinyu sejak 2015, antara TNI AL dengan Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Pada tahun 2021, telah dilaksanakan renovasi rumah tinggal layak huni sebanyak 132 rumah dengan rincian sebanyak 47 rumah di Kabupaten Pacitan, 50 rumah di Kabupaten Gresik dan 35 rumah di Kabupaten Lamongan.

“Pelaksanaan renovasi sudah selesai sesuai dengan target yang ditetapkan. Semoga ini memberikan manfaat bagi warga yang menempati dan semoga tahun depan dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” tegas Yoos Suryono.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, mengatakan bahwa keberadaan Rutilahu menjadi tantangan bagi semua daerah dan merupakan masalah serius. Karena, ini identik dengan pola hidup sehat yang rendah.

“Penuntasan Rutilahu harus dilaksanakan secara cepat dengan mengurangi julah rumah tidak layak huni. Hal tersebut, dapat dilaksanakan dengan mengembangkan program-program ekonomi yang mensejahterakan rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada TNI AL atas program Rutilahu yang menyasar rumah masyarakat pesisir di Kabupaten Lamongan. Dirinya juga menambahkan, bahwa program Rutilahu dari TNI AL ini selaras dengan program Pemkab Lamongan khususnya pengentasan kemiskinan. Karenanya, Bupati yang akrab disapa Pak YES ini berharap ke depan program seperti ini akan dilanjutkan untuk tahun-tahun yang akan datang.

“Kami siap mendampingi program-program seperti ini. Baik yang diprogramkan oleh Ibu Gubernur, oleh Lantamal maupun oleh instansi lain. Kami berharap, program Rutilahu dapat dilanjutkan untuk tahun 2022,” harapnya. (zen/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *