Connect with us

Politik

17 OPD Mitra dan Camat Hadiri Rapat Kerja Perdana dengan Komisi I DPRD Trenggalek

Diterbitkan

||

17 OPD Mitra dan Camat Hadiri Rapat Kerja Perdana dengan Komisi I DPRD Trenggalek
RAKER: Pelaksanaan rapat kerja (Raker) Komisi I dan OPD mitra serta camat se-Kabupaten Trenggalek

Memontum Trenggalek – Komisi I DPRD Trenggalek menggelar rapat kerja (Raker) perdana pasca perombakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), pada beberapa waktu lalu. Bertempat di Aula Kantor DPRD Trenggalek, Komisi I mengundang sedikitnya 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra dan camat se-Kabupaten Trenggalek.

Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Alwi Burhanuddin, mengatakan karena mayoritas anggota Komisi I dan OPD mitra merupakan orang-orang baru, maka dalam rapat kerja kali ini hanya sebatas pengenalan saja.

“Agendanya, Komisi I hari ini adalah rapat kerja bersama dengan OPD mitra. Karena di komisi banyak wajah baru, serta di OPD dan camatnya juga banyak yang baru, jadi rapat kali ini masih bersifat pengenalan,” ungkap Alwi saat dikonfirmasi, Jumat (14/01/2022) sore.

Disinggung soal langkah yang akan diambil Komisi I dalam waktu dekat ini, dirinya menyebut untuk sementara waktu masih sebatas pemetaan permasalahan di desa maupun di tingkat kecamatan. Jadi, apa saja tugas yang belum terselesaikan oleh anggota Komisi I, akan dilanjutkan kembali di tahun ini.

“Ada beberapa PR yang akan kita tindak lanjuti. Seperti persoalan yang di desa. Sepertinya, anggota Komisi I yang kemarin, masih menyisakan beberapa tugas dan persoalan. Jadi, ini perlu segera diselesaikan,” imbuhnya.

Baca juga :

Politisi PKS ini menegaskan, jika kedepannya dirinya ingin mendorong OPD mitra untuk memenuhi janji kinerjanya. Artinya, Komisi I bakal memanfaatkan fungsi pengawasannya untuk memonitor kinerja pegawai sesuai apa yang dijanjikan saat dilantik.

“Kita akan mendorong temen-temen di OPD untuk memenuhi janji kinerjanya. Jadi fungsi pengawasan kita gunakan untuk mendorong OPD untuk memenuhi janji kinerjanya,” terang Alwi

Dari hasil rapat evaluasi kali ini, beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti masih dalam proses inventarisir. Jika dalam setiap pekan di tingkat kecamatan ada kegiatan coffe morning, Komisi I akan memanfaatkan kesempatan itu untuk menghandle dan menyerap langsung persoalan-persoalan yang ada.

“Kalau untuk OPD, kita menyoroti adanya pimpinan yang rangkap jabatan. Kami berharap ini bisa mendapatkan jalan keluar. Dengan begitu, tidak akan ada lagi pimpinan OPD yang rangkap jabatan dan hanya fokus pada 1 OPD saja,” paparnya. (mil/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *