Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Jawara Gaet 10.000 Pemuda Wujudkan Wirausaha Sosial

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 12:59
  • / 11 Rabiul Akhir 1439
Jawara Gaet 10.000 Pemuda Wujudkan Wirausaha Sosial
dr Gamal Albinsaid (bertopi) bersama jajaran Deputi Kemenko PMK, saat launching Jawara. (rhd)

Memontum Kota MalangDiprediksikan dalam 2 tahun ke depan, Indonesia akan memasuki bonus demografi, dimana perbandingan usia produktif dan non produktif akan menjadi 180 juta berbanding Rp 85 juta. Tentunya hal ini memberikan peluang kaum muda produktif untuk melakukan percepatan dalam pembangunan bangsa.

Untuk itu, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental bersama Indonesia Medika membangun sebuah gerakan kepemudaan Jaringan Wirausaha Sosial Nusantara (JAWARA), sebagai sebuah gerakan kepemudaan nasional yang mendorong pemuda Indonesia menjadi wirausaha sosial dalam mewujudkan Indonesia Mandiri.

“3 kata kunci gerakan Jawara ini, yaitu Pemuda, Wirausaha Sosial yang berpikir uang dan sosial, serta Indonesia Mandiri. Kami mengajak para pemuda apapun profesional,  baik mahasiswa, pekerja, pengangguran, berpengalaman atau tidak, dan lainnya, namun mau maju bersama membangun arus gerakan kebaikan. Karena Jawara merupakan program kolaborasi anak muda dengan dukungan pemerintah, dalam hal Kemenko PMK. Mereka tak perlu bingung mau ngapain atau nanti bagaimana. Pokoknya gabung dengan klik www.jawaraindonesia.id dan daftar, admin akan menghubungi kalian,” jelas dr. Gamal Albinsaid, CEO Indonesia Medika,  sebagai inisiator Jawara.

Dengan model menarik perusahaan ke tengah dalam gerakan sosial, bukan sekedar CSR. Serta menarik komunitas sosial untuk terlibat berwirausaha. Nantinya antara perusahaan, komunitas sosial, pemuda, dan Pemerintah akan berkolaborasi melalui sistem yang telah dibuat, berikut parameter development bagaimana perkembangan usaha sosial tersebut berjalan. Ditargetkan 1.000 pemuda bergabung di bulan pertama dari total target 10.000 pemuda di tahun 2018.

“Ada banyak tokoh pemuda turut bersama dalam gerakan Indonesia Mandiri ini. Mereka akan mengedukasi dan memotivasi para pemuda lainnya untuk mau maju bersama. Mereka diantaranya Nur Agis Aulia (sarjana kembali ke desa untuk memajukan peternakan lokal), Andreas Senjaya (menciptakan inovasi agar para petani bisa mendapatkan investasi), Leonardo Kamilius (membantu masyarakat agar maju dan mandiri dengan koperasi), Alfatih Timur (menjembatani para donatur membantu mereka yang membutuhkan melalui KitaBisa), Panji Aziz (membantu pendidikan anak di desa), dr. Gamal Albinsaid (seorang dokter yang mengembangkan berbagai inovasi kesehatan untuk membantu masyarakat miskin mendapatkan layanan kesehatan), dan Bijaksana Junerosano, (melihat sampah sebagai suatu kesempatan yang memberdayakan), dan lainnya. Mungkin anda berikutnya,” tantang Gamal pada para pemuda-pemudi yang hadir dalam Launching Jawara, di Gardenia Resto Malang, Jum’at (29/12/2017) sore.

“Yang kami tahu, Indonesia Medika yang dikomandani dr Gamal Albinsaid ini merupakan komunitas anak muda yang mau dan peduli bergerak dalam semua aspek kehidupan untuk membantu sesama. Bahkan mereka mendapatkan banyak penghargaan nasional dan internasional. Saat ini skupnya masih di sekitaran Malang dan Jawa Timur, untuk itu kami sebagai pemerintah mewadahi gerakan mereka lebih luas lagi untuk mewujudkan Indonesia Mandiri,” jelas Nyoman Shuwida, Deputi Kemenko PMK, kepada awak media.

Jawara memiliki 9 Program Unggulan diantaranya Sosialisasi Program Jawara, Pembentukan Jawara, Duta Jawara, Buku Wirausaha Sosial Indonesia, Akademi Wirausaha Sosial Indonesia, Program Pembinaan Jawara, Roadshow Jawara Duta Nasional dan Duta Provinsi, Social Enterprise Week Program, dan Margana Award Program. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional