Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Tingkat Kriminalitas di Kabupaten Malang Sepanjang 2017 Turun

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 23:18
  • / 11 Rabiul Akhir 1439
Tingkat Kriminalitas di Kabupaten Malang Sepanjang 2017 Turun
PRESS RILIS: Kapolres Malang AKBP Yade didampingi Waka Polres Kompol Decky saat memberikan press rilis akhir tahun 2017 dihadapan rekan rekan wartawan

Kapolres: Ini Tak Lepas dari Peran Masyarakat

 

Memontum Malang — Jumlah kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Malang mencapai 2.033 kasus selama 2017. Jumlah kasus tersebut menurun 309 kasus dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.332 kasus.
Penurunan tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat yang turut serta menjaga wilayah Kabupaten Malang agar senantiasa kondusif.

AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi

AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi

Lebih jauh kepada Memo X (Grup Memontum.com) Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi menuturkan, “Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malang yang banyak membantu kepolisian Polres Malang mulai dari tingkat Polres maupun Polsek.”

“Sebagai anggota Polri sudah kewajiban kami untuk dapat memberikan rasa aman maupun pelayanan yang sebaik mungkin kepada masyarakat.Namun apalah daya kami kalau tidak dibantu masyarakat maupun LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang turut serta mengamankan setiap ada kegiatan di masyarakat,termasuk rekan Satpam,” ujarnya.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung juga menjelaska, “Untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat) selama 2017 mendominasi, yaitu 321 kasus. Setelah itu disusul pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 214 kasus.”

Sedangkan pencurian dengan kekerasan (curas) mencapai 32 kasus. “Penurunan ini terjadi karena kami gencar melakukan tindakan pencegahan,” akunya Jumat (29/12/2017).

Lebih jauh dirinya menuturkan, “Untuk kasus kasus narkoba dan minuman keras miras meningkat dibandingkan tahun 2016. Dari data yang ada untuk kasus narkoba mencapai 237 kasus atau naik 61 kasus dari tahun 2016.”

Sama dengan kasus miras yang juga mengalami kenaikan dari 148 kasus pada 2016 menjadi 358 kasus pada 2017.

“Kami telah mengambil tindakan keras dengan melakukan target operasi kepada produsen, dan tidak banyak merazia pengecer. Dengan berhasil membongkar dua produsen besar miras pada tahun 2017,” terangnya.

Dijelaskan juga olehnya, “Untuk kasus korupsi pada tahun 2017 ada limas kasus korupsi dan pungutan liar .Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai delapan kasus.”

“Kami berharap kasus korupsi dan pungli pada tahun 2018 nanti sudah tidak ada lagi. Semua kembali kepada person yang bersangkutan, karena korupsi itu penyakit yang dimiliki manusia manusia yang serahkah,” tuturnya yang juga disampaikan kepada seluruh rekan media liputan Polres Malang. (fik/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional