Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Satlantas Polres Blitar Jaring 300 Pelajar Pengendara Sepeda Motor

  • Rabu, 3 Januari 2018 | 16:49
  • / 15 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 199 kali
Satlantas Polres Blitar Jaring 300 Pelajar Pengendara Sepeda Motor
Salantas Polres Blitar melakukan razia lalu lintas dengan sasaran pelajar SMP dan SMA di Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

Memontum Blitar Dalam razia lalu lintas di Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, Rabu (3/1/2018) pagi, Satlantas Polres Blitar menjaring sebanyak 300 pelajar SMP dan SMA. Petugas menemukan berbagai pelangaran, mulai tidak menggunakan helm hingga tidak memiliki SIM, bahkan pelat nomor polisi yang dimodifikasi.

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, razia dengan sasaran anak sekolah ini digelar bukan tanpa alasan. Karena selama ini tingginya angka pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pelajar.

Menurut Slamet Waloya, selain memberikan efek jera bagi pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor, hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

“Sebelum melakukan razia ini kami sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk melarang siswa-siswinya menggunakan sepeda motor ke sekolah, lebih baik diantar atau menggunakan sepeda angin. Apalagi tadi seperti kita lihat banyak yang tidak menggunakan helm”, kata Slamet Waloya, Rabu (03/01/2018).

Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, setelah ditilang ratusan siswa tersebut didampingi petugas kepolisian menuju sekolahnya masing-masing. Kapolres juga menghimbau kepada orang tua, agar tidak mengijinkan anaknya yang belum cukup umur untuk membawa sepeda motor.

“Lebih baik meluangkan waktu untuk antar jemput daripada membahayakan anaknya sendiri”, tandas Slamet Waloya.

Menurut Slamet Waloya, banyaknya pelajar yang terjaring razia ini, merupakan kesalahan orang tua yang membiarkan anak belum cukup umur mengendarai sepeda motor ke sekolah. Bahkan banyak pelajar SMP dan SMA yang belum memiliki SIM dibiarkan mengendarai sepeda motor.

“Kalau dibiarkan, ini sangat membahayakan bagi anak-anak yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Ini sangat rawan terjadinya kecelakaan”, pungkas Kapolres Blitar.

Sepanjang 2017 lalu, data Satlantas Polres Blitar menyebutkan, ada sebanyak 368 kecelakaan di wilayah hukum Polres Blitar. Dengan korban meninggal dunia mencapai 112 orang. Dari jumlah tersebut beberapa kasus kecelakaan didominasi pelajar. (an/jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional