Connect with us

Situbondo

Sabhara Polres Situbondo Amankan Pasangan Bukan Suami Istri, Diduga Bersetubuh

Diterbitkan

||

Memontum Situbondo Regu patroli Satsabhara Polres Situbondo menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya kegiatan asusila/praktik mesum di salah satu rumah di Desa Kotakan Kecamatan Situbondo Kota, Minggu (7/1/2018).

Selanjutnya, Ka SPK Aiptu Tri Wahyu bersama anggota Patroli Sabhara mendatangi lokasi rumah dan melakukan pemeriksaan sebuah rumah milik salah satu warga di desa Kotakan dan menemukan pasangan laki-laki dan perempuan bukan suami istri dalam satu kamar.

 Petugas saat membawa pasangan bukan suami istri yang diduga berbuat mesum dari salah satu Rumah Warga Kotakan.(im)

Petugas saat membawa pasangan bukan suami istri yang diduga berbuat mesum dari salah satu Rumah Warga Kotakan.(im)

Informasi yang dihimpun Memontum.com, dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan petugas didalam kamar juga ditemukan tanda-tanda adanya bekas persetubuhan pasangan mesum tersebut.

Untuk kepentingan pemeriksaan dan keamanan pasangan mesum berinisial J (62) dan R (17) diamankan ke SPK Polres Situbondo dan menyerahkan proses ke piket Satreskrim.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu H.Nanang Priambodo,S.Sos saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya penggerebekan pasangan bukan suami istri diduga telah berbuat mesum dirumah salah satu warga Desa Kotakan oleh regu Patroli Sabhara, saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan Unit reskrim, kata H Nanang. (im/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Dua Pemotor Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Banyuputih Situbondo

Diterbitkan

||

KECELAKAAN: Kondisi 2 pengendara saat kecelakaan di TKP. (tik)

Memontum Situbondo – BRAAKK! Dua pemotor dari arah yang sama mengalami laka lantas di jalan raya Pantura Banyuputih tepatnya di Km 229.9 arah Surabaya, Keduanya dilarikan ke Puskesmas Banyuputih dengan luka luka disekujur tubuh. Selasa (24/9/2019) siang.

Wahet (30) warga Dusun Blangguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, mengemudikan Sepada motor Honda scoopy nopol. AE 3622 NB melaju dari arah Banyuwangi, tepatnya pada pukul 10.25 Wib di KM 229.9 mendadak sepeda motor pedagang penthol ( tanpa platnomer) yang dikemudikan oleh Kikik (35) asal Dusun dan Desa yang sama, menyebrang jalan, karena jarak terlalu dekat, keduanya hingga terjadi benturan tidak bisa dihindari.

Sehingga membuat keduanya terkapar ditengah jalan, dibantu warga sekitar kedua korban akibat kecelakaan dilarikan ke Puskesmas Banyuputih, sementara dua unit kendaraan diamankan di Mapolsek Banyuputih.

Kapolsek Banyuputih AKP Didik Rudianto SH saat ditemui Wartawan Memontum.com dikantornya membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk sementara ini tidak ada korban jiwa, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Banyuputih untuk mendapatkan perawatan dan dua kendaraan langsung kami amankan di Polsek Banyuputih, ” kata Kapolsek AKP Didik Rudianto. (tik/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Situbondo

Kunjungi Polsek Jajaran, Kasi Propam Tekankan Netralitas dalam Pilkades Serentak

Diterbitkan

||

Kasi Propam Polres Situbondo, IPDA Harsono SH saat kunjungi Polsek Kapongan Situbondo dan tampak memberikan arahan kepada Kapolsek serta pada semua anggotanya. (im)

Memontum Situbondo – Propam Polres Situbondo melaksanakan safari keliling pada Polsek Jajaran dalam rangka sosialisasi dan pemasangan banner penekanan Kapolres Situbondo terkait netralitas Polri dalam Pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten Situbondo, Selasa (24/9/2019) pagi.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasi Propam Ipda Harsono SH yang menindaklanjuti dan meneruskan penekanan Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH terkait netralitas anggota Polri dalam pelaksanaan Pilkades dimana netralitas Polri dalam pilkada diatur dalam pasal 28 UU No.2/2002 tentang Polri.

“Tugas Polri adalah pengamanan, ada sangsi tegas bagi yang melanggar atau tidak netral mulai dari teguran, demosi hingga dipecat, ” terang Ipda Harsono, kepada Memontum.com.

Selain itu, Kasi Propam juga menyampaikan pesan Kapolres Situbondo kepada para Bhabinkamtibmas, bahwa di masing-masing desa agar meningkatkan komunikasi, koordinasi lintas sektoral.

“Untuk mencegah sekecil apapun permasalahan, agar dapat diselesaikan secara bersama-sama sebelum timbul konflik yang besar, ” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi dan pemasangan banner netralitas anggota Polri dalam Pilkades tersebut dilaksanakan di 17 Polsek Jajaran Polres Situbondo. (im/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Situbondo

Gebyar Expo Pengambilan Barang Bukti Hasil Kejahatan di Mapolres Situbondo

Diterbitkan

||

BARANG BUKTI : Kapolres Situbondo menunjukkan barang bukti hasil kejahatan. (im)

Memontum Situbondo – Kepolisian Resort (Polres) Situbondo menggelar gebyar expo pengambilan barang bukti hasil kejahatan berupa, 10 unit sepeda motor berbagai merk curanmor dan 4 unit sepeda motor laka lantas serta 1 unit mobil Honda Brio, 1 unit mobil Toyota New Avanza dan 2 unit Toyota Calya hasil dari kejahatan bermodus penipuan mobil rental di Mapolres Situbondo, Selasa (24/9/2019) pagi.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH dalam rilisnya mengatakan, pengambilan barang bukti hasil kejahatan tersebut tidak dipungut biaya se peser pun.

“Untuk bisa mengambil kendaraan tersebut, pemilik harus bisa menunjukan bukti BPKB. Apabila BPKB sedang dianggunkan, maka pemilik harus minta surat keterangan dari pihak lessing atau lembaga peminjam, ” kata Kapolres Awan.

Dihadapan sejumlah awak media, Kapolres Awan menjelaskan, dalam proses penanganan hukum, penyidik Polres Situbondo mengedepankan transparansi yang mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan UU Keterbukaan Informasi Publik No14 Tahun 2008.

“Seluruh penyidik Polres Situbondo dalam menangani proses pidana selalu mengedepankan unsur transparansi dan akuntabilitas, ” tegas Kapolres Awan.

Lebih lanjut, Kapolres Awan mengatakan, bahwa barang bukti berupa 4 unit kendaraan roda empat dan 14 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor, mulai hari ini dan hari hari berikutnya bisa diambil ke Mapolres Situbondo.

“Barang bukti yang diserahkan kepada pemiliknya, tentunya bisa dipertanggungjawabkan oleh penyidik dan prosesnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, ” ujarnya.

Bukan hanya itu saja yang disampaikan Kapolres. Namun, Kapolres Awan Hariono juga menegaskan bahwa, kegiatan Expo pengambilan barang bukti hasil kejahatan yang di sita oleh Polres Situbondo tidak di pungut biaya sepeserpun.

“Silahkan bagi masyarakat yang kendaraan bermotornya hilang bisa langsung datang ke Polres Situbondo untuk melihatnya dan sambil membawa surat – surat tanda kepemilikan kendaraannya, ” pungkasnya.

Dikatakan Kapolres Awan Hariono pada akhir rilisnya, bagi pemilik kendaraan yang hendak mengambil kendaraan tersebut diharuskan membawa surat kendaraan berupa STNK dan BPKB serta surat tanda laporan polisi yang telah dibuat.

“Harus membawa BPKB, STNK serta persyaratan lain. Kemudian petugas akan cek, jika sesuai maka akan langsung diberikan. Pengambilan ini gratis tanpa dipungut biaya, ” tambahnya.

Salah satu pemilik kendaraan yang mengambil yakni Rubiyanto (52) warga Dusun Langai, RT 001 RW 001, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yang hadir pada acara Gebyar Expo Pengambilan Barang Bukti tersebut mengucapkan terima kasih kepada Polres Situbondo yang telah berhasil menemukan kendaraan bermotornya yang hilang beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, sepeda motor saya telah ketemu. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada Polres Situbondo yang telah menindak lanjuti laporan polisi Nomor STPL/K/172/V/RES.1.8./2019/JATIM/RES SITUBONDO hingga berhasil mengungkapnya, ” tutur Rubiyanto. (im/oso)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Terpopuler