Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Rekom PPP Belum Turun Untuk Pendaftaran Calon Walikota Probolinggo

  • Senin, 8 Januari 2018 | 14:56
  • / 20 Rabiul Akhir 1439
Rekom PPP Belum Turun Untuk Pendaftaran Calon Walikota Probolinggo
Pengurus DPC Dan PAC beserta rantingnya saat rapat intern di kantor DPC (pix)

Memontum Probilinggo—Pilkada Kota Probolinggo Hingga H-1 untuk pendaftaran calon walikota, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), belum juga menerbitkan rekom. Meskipun demikian, suara partai berlogo ka’bah ini dipastikan satu suara.

Kepastian itu, disampaikan oleh Sekretaris DPC PPP, Fuad Buadi, Minggu (7/1/2018), kepada memontum.com. Dikatakan bahwa, sampai detik ini pihaknya tidak tahu rekom turun ke calon yang mana. Proses rekom tersebut sepenuhnya ada di DPP, bukan di DPC Kota Probolinggo.

“Rekom itu belum ditandatangani. Walaupun besok sudah pendaftaran,” katanya di Sekretariat DPC PPP.

Bahkan tanggal 2 Januari lalu, Fuad sudah menghadap ke Sekjen PPP di Jakarta. Dengan ditemani oleh pengurus DPP, Joko. Saat menghadap itu, ada tiga nama yang menjadi kandidat penerima rekom. Yaitu Golkar, Fernanda Zulkarnain, PKB, Habib Hadi Zaenal Abidin, dan Gerindra, Dr. Aminuddin.

Setelah berproses, mengerucut menjadi dua nama saja. Tetapi demikian, Fuad enggan menyebut siapa dua nama tersebut. Tapi dua hari setelah pertemuan yang di lakukan nama kandidat kembali menjadi tiga orang lagi.

Dari adanya keputusan tersebut, pihak DPC pun kebingungan. Masih menurut Fuad, apabila rekom turun tidak sesuai suara PAC, maka keputusan akan dikembalikan ke PAC itu sendiri.

“Karena ini suara dari bawah, maka akan kami kembalikan lagi ke bawah. Agar tidak terjadi seperti tahun lalu, sehingga tetap satu tujuan,” tambah Fuad.

Sementara terlepas dari polemik penentuan rekom itu, 5 PAC PPP Kota Probolinggo tetap satu suara. Walaupun nanti yang mendapat rekom tidak sesuai dengan pilihan PAC. Sejauh ini, dari 29 ranting, 28 diantaranya sudah punya satu figur yang akan didukung. Figur tersebut, merupakan salah satu tokoh NU.

“Tetap kami menunggu rekom DPP. Kami tetap mematuhi keputusan sekjen. Seandainya tidak ada kecocokan, maka yang akan kami lakukan adalah memilih sesuai dengan hati nurani. Karena dari 28 ranting, insyaallah satu suara, kecuali satu ranting kelurahan kanigaran yang abstain,” kata perwakilan dari DPC Mayangan, Fahri. (pix/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional