Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Akhir Tahun 2017, DPUSDA Kabupaten Malang Selesaikan 18 KM Irigasi Pertanian *Tingkatkan Produktifitas Pertanian & Sukses Ketahanan Pangan Nasional

  • Senin, 15 Januari 2018 | 18:30
  • / 27 Rabiul Akhir 1439
Akhir Tahun 2017, DPUSDA Kabupaten Malang  Selesaikan 18 KM Irigasi Pertanian  *Tingkatkan Produktifitas Pertanian & Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Jaringan Irigasi Pertanian(Sur)

Memontum Malang Diakhir tahun 2017 kemaren, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang telah menyelesaikan peningkatan jaringan irigasi pertanian sepanjang 18 kilometer. Hal ini dilakukan guna meningkatkan produktivtas pertanian dalam rangka mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional. Kepala DPUSDA Kabupaten Malang, Ir Moch. Anwar mengatakan, bahwa untuk pendistribusian air terhadap lahan sawah yang tersebar di 33 Kecamatan merupakan tanggungan jawab dari DPUSDA.

“Saat ini irigasi sederhana (non Teknis) mengaliri sawah seluas 6.532 hektare di Kabupaten Malang, hal itu untuk mendukung peningkatan produksi pertanian,” ungkapnya.

Menurutnya, DPUSDA Kabupaten Malang terus berupaya melakukan peningkatan jaringan irigasi sederhana (non teknis) menjadi semi teknis melalui dana Bantuan Keuangan (BK) Provinsi, DAK dan APBD. “48 Daerah Irigasi (DI) dari 717 yang tersebar di 33 Kecamatan, sudah kami lakukan peningkatan,” terangnya.

Peningkatan jaringan irigasi ini, lanjutnya, merupakan kegiatan untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan irigasi yang sudah ada, guna menambah luas areal pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada. Selain itu, peningkatan kualitas jaringan irigasi tersebut berimplikasi pada berkurangnya tingkat kehilangan air pada jaringan irigasi sehingga, lebih menjamin pemenuhan kebutuhan air irigasi.

“Hal ini lebih menjamin pemenuhan kebutuhan air irigasi yang berada di wilayah pengairan Kabupaten Malang,” ungkapnya. Oleh karena itu, tambah dia, dengan meningkanya kualitas jaringan Irigasi pertanian diharapkan dapat meningkatkan hasiil pertanian, dan para petani dapat menjadi lebih mudah untuk bercocok tanam.

“Peningkatan produktivitas pertanian melalui menyediakan saluran irigasi yang baik, memang menjadi kewajiban kami. Hal ini sesuai dengan moto yang kami usung, Irigasi Teratur, Sawah Subur, Rakyat Makmur,” pungkasnya. (sur/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional