Connect with us

Kota Batu

Hilang 11 Jam, 2 Pendaki Gunung Botak Ditemukan

Diterbitkan

||

Pendaki Sudah Ditemukan Oleh Tim Gabungan (Foto Istimewa)

Memontum Kota BatuUsai hilang sekitar 11 jam, sepasang pendaki asal Sidoarjo ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka dikabarkan tersesat saat mendaki Gunung Bhutak. Beruntung, dalam pencarian yang berlangsung 5 jam tim gabungan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu dan Posko Gunung Panderman survivor menemukan mereka.

Pendaki atas nama Yozi Ainul Farid (24) dan Renesa Alfinda (17), asal Desa Karangbong Gedangan RT 01, RW 03, Sidoarjo ini melakukan pendakian ke Gunung Buthak dari pos Panderman pada hari Sabtu (13/1/2018) pukul 20.00 WIB. Keberangkatan sepasang remaja kekasih ini bermaksud menyusul rombongan temannya yang sudah mendaki sejak Sabtu siang. Kedua survivor ini diketahui baru berangkat menyusul sekira pukul 20.00 WIB malam.


“Besoknya, Minggu (14/1/2018) sekira pukul 14.00 WIB, survivor mengirimkan pesan ke petugas Posko Panderman, mengabarkan bahwa mereka tersesat keluar dari jalur pendakian,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim, Senin (15/1/2018).

Lantas, pihaknya mendapatkan laporan dari Posko Panderman baru sekira pukul 20.30 WIB dan segera bergerak melakukan pencarian survivor. Beruntung, pihaknya telah menemukan survivor pada Senin (15/1/2018) sekira pukul 01.10 WIB.

“Saat ditemukan, survivor berada di kawasan Gunung Bokong, melenceng jauh dari jalur konvensional ke arah barat. Lokasi ditemukan survivor memang sudah tidak terdapat jalur apapun,” tambah dia.

Beruntung tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Kedua survivor ditemukan dalam keadaan dehidrasi akibat kehabisan air minum.

“Begitu ditemukan, pertolongan pertama segera dilakukan. Namun, kondisi survivor tidak memungkinkan untuk turun saat itu juga. Tim TRC baru bisa turun bersama korban Senin pagi tadi,” pungkasnya.(lih/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Batu

Puluhan Siswa SLB Negeri ABD Kedung Kandang Kunjungan ke Museum Tubuh Komplek Jatim Park 1

Diterbitkan

||

Puluhan Siswa SLB Negeri ABD Kedung Kandang Kunjungan ke Museum Tubuh Komplek Jatim Park 1

Memontum Batu – Puluhan murid dari Sekolah Luar Biasa (SLB) ABD, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, mengunjungi The Bagong Adventure ‘Museum Tubuh’, Jatim Park I, Kota Batu, Kamis (26/9/2019) siang.

Program outing class ini, menurut Plt Kepala Sekolah SLB ABD Iskandar sebagai upaya pihak sekolah memberikan pengalaman langsung kepada murid serta menambah pengetahuan guna membangun karakter Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“ABK perlu penangganan khusus, agar tidak jenuh belajar di sekolah kami inisiasi program outing class. Ini merupakan agenda tahunan selain Persami (perkemahan sabtu minggu ). Murid sangat senang, karena bisa belajar dan melihat langsung apa saja fungsi tubuh kita,” terang Iskandar.

Meski kunjungan pertama ke Museum Tubuh, Iskandar mengaku murid sangat senang karena bisa mendapatkan wawasan secara jelas sekaligus penjelasan fungsi tubuh.

” Tubuh kita adalah anugerah yang sempurna pemberian Tuhan YME. Pembelajaran ini membuat kita mengerti serta bisa mensyukurinya,” tambahnya.

Kemudian, ini merupakan salah satu cara pihak sekolah menggali niat bakat murid. Karena selaku guru pendamping dan orang tua wajib terus menggali dan mendorong potensi ABK.

” Beberapa program pendukung selain outing class yaitu ekstrakulikuler pengembangan bakat, misal melukis, menari dan musik. Kita harus mendampingi mereka supaya tidak berkecil hati dibanding anak-anak lainnya. Mereka kita yakinkan pasti memiliki potensi yang luar biasa,” ucap Iskandar kembali.

Salah satu guru SLB ABD, Gunawan Multi Alam mengatakan, total ada 60 murid tingkat SD-SMA dan 15 guru pendamping mengikuti kegiatan ini. Tiap tahun program ini dilakukan namun berpindah-pindah tempat.

Harapannya kegiatan bisa memberikan satu pelajaran langsung, bukan hanya teori. Karena pembelajaran abstrak sulit diterima oleh ABK.

” Murid Tuna Rungu, Tuna Wicara dan Tuna Daksa semua senang. Murid tuna rungu misalnya bisa mengetahui organ tubuh bahaya merokok untuk paru-paru. Lalu, tuna daksa yang memilik gangguan gerak bisa mengetahui fungsi kaki, tangan dll,” tutup Gunawan. (bir/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Heboh Koin Peninggalan Dinasti Ming di Kota Batu

Diterbitkan

||

Heboh Koin Peninggalan Dinasti Ming di Kota Batu

Memontum Kota Batu – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batu digegerkan dengan temuan koin cina disaat melakukan pembangunan dua kelas di sekolah tersebut. Koin tersebut ditemukan oleh Prapto Sutrisno, 45 tahun warga Temas kecamatan Batu Kota Batu saat tengah menggali lubang untuk pondasi hingga akhirnya membuat warga sekolah heboh dengan temuan tersebut.

“Tanah disini cukup keras, namun ada satu tempat yang cukup gembur. Ketika titik itu saya cangkul malah mengenai benda logam hingga mengeluarkan suara gemerincing,” ungkap Prapto. Mengetahui hal tersebut ia segera memberitahukan pihak sekolah dan mengumpulkan koin tersebut dalam sebuah wadah.

Sementara itu Noerad AP Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan menerangkan bahwa koin yang ditemukan tersebut diperkirakan dari Dinasti Ming. Hal ini dikarenakan pada koin tersebut masih ditemukan gambar lapisan pati nasi.

“Jumlahnya belum kami hitung karena akan kami konsultasikan dengan BPCB Trowulan,” terang Noerad. Ia juga menambahkan pihaknya memperkirakan koin tersebut sengaja ditimbun sebagai tabungan mengingat pada saat itu menabung uang dengan memendamnya di tanah merupakan salah satu kebiasaan dari warga cina dahulu kala.

Disinggung terkait pengembangan temuan, Noerad membeberkan pihak Dinas Pariwisata Kota Batu tidak akan melakukannya karena tanah tersebut merupakan aset dari SLBN Kota Batu.

“Kalau adapun mungkin di titik lain karena tempat ditemukannya koin tersebut masih memiliki jarak yang dekat dengan Mbah Batu yang dipercaya sebagai bedah kerawanan (membuka lahan pemukiman untuk pertama kali) Kota Batu,” tandasnya. (bir/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler