Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Maling Berak di Celana saat Bobol Konter HP di Kota Malang

  • Selasa, 16 Januari 2018 | 20:06
  • / 28 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 212 kali
Maling Berak di Celana saat Bobol Konter HP di Kota Malang
Dwi Prasetiawan saat ditemui di konternya. Tampak lobang di plafon . (gie)

Memontum Kota MalangKonter HP Majesty Cell milik Dwi Prastiawan (30) yang berada di Jl Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (15/1/2018) dini hari dibobol maling. Kejafian itu diketahui oleh Jesika (25) karyawan sekitar pukul 07.00, saat membuka konter. Saat itu plafon sudah dalam kondisi jebol berlobang, 6 HP dan tab dalam etalase telah hilang. Bahkan saat itu ada kotoran di depan pintu etalase. Jadi ada dugaan pelaku kecirit saat berusaha mebobol pintu etalasi.

 Sepatu pelaku yang menacap di pagar duri. (ist)

Sepatu pelaku yang menacap di pagar duri. (ist)

Menurut keterangan Dwi, bahwa dia tutup toko pada Minggu (14/1/2018) sekitar pukul 22.00. “Setalah terlunci rapat saya pulang ke rumah di kawasan Jl Ki Ageng Gribig. Diduga pelaku melakukan aksinya pada Senin dini hari,” ujar Dwi.

Diduga pelaku masuk dengan memanjat pagar duri sisi selatan konter. Setelah itu pelalu menjenol genting dan menjebol plafon di atas etalase konter. Setelah turun, pelaku kemudian menjebol etalase. Karena sakit kuatnya etalase, saat menariknya pelaku sampai kecirit keluar kotorannya yang jatuh depan pintu etalase.

Setelah berhasil membuka etalase pelaku kemudian mengambil 2 HP Ever cros, 2 HP Zyrex, 1 HP tab Advan, 1 tab advan second dan uang Rp 350 ribu. Pelaku kemudian keluar memanjat melalui plafon yang jebol.

” Pagi harinya Jesika saat membuka konter, kondisi sudah berantakan. Dia kemudian menelphon hingga saya seegera ke konter. Ternyata benar plafon sudah jebol dan Hp dalam etalase sudah kosong. Juga ada bau menyengat yang ternyata ada kotoran manusia di depanpintu etalase,” ujar Dwi.

Pelaku kanur hanya memakai satu sepatu dibagian kanan saja. Sebab sepatu bagian kirinya tertancap pagar berduri. “Sepatu pelaku tertinggal tertancap di pagar berduri. Diperkiralan kejadian sekitar pukul 01.00, dikarenakan ada seorang anak kos perempuan di belakng konter yang sempat mendengar suara berisik. Namun dia takut hingga tidak berani melihat sumber dari suara gaduh tersebut,” ujar Dwi.
Diperkirakan akibat dari kejadian ini, Dwi mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta. “Pelaku mengambil 6 HP. Ada beberapa HP dalam etalase yang tidak dicuri. Sampai saat ini saya belim melapor ke polisi,” ujar Dwi saat didatangi di konternya pada Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 15.30. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional