Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Diduga Bawa Lari Isteri Orang, Anggota FKB DPRD Banyuwangi dilaporkan ke BK DPRD

  • Jumat, 19 Januari 2018 | 14:23
  • / 2 Jumadil Uula 1439
Diduga Bawa Lari Isteri Orang, Anggota FKB DPRD Banyuwangi dilaporkan ke BK DPRD
REDAM : Acara Sosialisasi. (sur)

Memontum Banyuwangi Diduga bawa lari istri orang, AT anggota DPRD Banyuwangi, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi, Kamis (18/1/2018) siang. Selain menyerahkan berkas laporan ke BK,  juga diberikan bukti rekaman percakapan melalaui Media Sosial (Medsos).

Laporan yang dibuat oleh HA Zainuri Gozhali, Advocate Legal Consoltant, tertanggal 10 Januari 2018, bertindak atas nama Didik Anan Pratama (36)  warga desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, suami dari Rina Evayanti, menduga ada tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan oleh anggota DPRD Banyuwangi AT yang juga ketua Komisi 4. Bahkan, kasus ini tidak hanya dilaporkan ke BK DPRD Banyuwangi saja, menurut Zaenuri Gazali, kasus ini akan bawa keranah hukum.

“Ya jelas, kasus ini akan dimasukan keranah hukum juga, karena semua bukti berbentuk rekaman itu sudah ada,” kata Zaenuri Gazali, saat mendampingi  Didik Anan Pratama di DPRD Banyuwangi.

Zaenuri Gazali mengungkapkan, kasus ini mencuat ketika AT bertemu dengan Rina Evayanti, dirumah Buyung, warga Lingkungan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, pada Minggu  (3/12/2017) lalu.. Selain bukti itu, dirinya juga mempunyai bukti rekaman percakapan, dan vidio.

“Klien saya minta pertanggung jawaban kepada AT, dan kami juga memiliki bukti-bukti rekaman percakapan maupun videonya,” ujar Zaenuri Gazali dengan tegas.

Zaenuri menjelaskan, selain memiliki bukti rekaman percakapan, Didik Anan Pratama suami Rina Evayanti memergoki dua insan (AT dan Rina Evayanti)  tersebut dalam satu mobil. “Saat berada satu mobil itu, yang memergoki itu ya Didik Anan Pratama sendiri, yang tak lain suami dari Rina Evayanti,” jelas Advocate asal Kabupaten Situbondo itu.

Sementara itu, Sekretaris DPC  PKB Kabupaten Banyuwangi, Mahrus terkait dilaporkannya anggota FKB ke BK DPRD Banyuwangi, masih belum bisa berkomentar, karena pihaknya belum mendapat laporan. “Maaf Mas, saya masih belum paham, dan kami belum mendapat laporan,” jawabnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (18/1/2018) malam. Sedangkan AT ketika dikonfirmasi melalai telepon selulernya tidak ada respon alias tidak bisa terhubung. (ras)

 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional