Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Tata Super Ace HT Jawab Tantangan Medan Tanjakan

  • Sabtu, 27 Januari 2018 | 14:55
  • / 10 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 252 kali
Tata Super Ace HT Jawab Tantangan Medan Tanjakan
Hendro Wijaya, Yudi Irawan, dan Ahsan Kurniawan, menunjukkan produk anyar Tata Super Ace HT 1.400 cc diesel. (rhd)

Memontum Kota MalangMenjawab tantangan dan keinginan pengusaha yang mendambakan pick up jago nanjak dan irit, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia, meluncurkan Tata Super Ace HT di kota Malang, Jum’at (26/1/2018) sore hingga malam. Launching ini sekaligus mencatatkan Malang sebagai kota ke-8 rangkaian peluncuran Super Ace HT di wilayah regional.

“Sejak tahun 2013, Tata Motors masuk ke Indonesia, dan masuk ke Malang pada November 2015. Hingga saat ini, Super Ace telah terjual lebih dari 2.500 unit di Indonesia, dimana dominasi kontribusi 45 persen dikuasai wilayah Indonesia Timur. Padahal medan jalan disana masih ekstrem, belum sepenuhnya memiliki infrastruktur yang memadai seperti di Jawa. Ini menunjukkan Super Ace dibutuhkan dan diterima dengan baik,” jelas Hendro Wijaya, Area Manager Jawa Timur TMDI, didampingi Branch Manager Tata Perdana Malang Ahsan Kurniawan.

Calon konsumen mencoba test ride. (rhd)

Calon konsumen mencoba test ride. (rhd)

Tata Super Ace HT membidik usahawan yang mendambakan pick up berdaya angkut lebih baik, daya menanjak lebih baik, dan konsumsi bahan bakar lebih baik. Sebab telah dibekali rasio gir poros belakang yang lebih besar, sehingga lebih agresif di jalur tanjakan.

“Marketshare pickup saat ini sekitar 10 persen, harapannya naik 15-20 persen. Untuk harga Super Ace HT on the road Malang Rp 137,300 juta. Tata Perdana dilengkapi fasilitas 3S (Sales, Service, Spare parts). Selain itu, kami memiliki armada Tata care yang membantu saat kendaraan mengalami masalah di tengah jalan, namun jarang sekali terjadi. Disamping itu, sekitar 10 bengkel mitra tersebar di Malang yang siap membantu,” terang Direktur Operasional Tata Perdana Yudi Irawan, kepada Memo X.

Menurutnya, harga jual kendaraan niaga, termasuk Tata Motor, tidak berpengaruh pada harga jual pasaran. Sebab harga jualnya melihat kondisi riil kendaraannya. Kondisi kendaraan pick up Tata selama masih lebih baik dibanding merk kompetitor, terutama pada mesin dan kaki-kakinya. Selain itu, biaya operasional lebih hemat. “Yang penting itu bukan murah di awal atau harga beli, tapi hemat biaya operasionalnya. Tentunya menjadi poin pertimbangan konsumen,” tambah Yudi.

Rahasianya, Tata Super Ace HT (High Torque) dibekali mesin diesel 1.400 cc dengan transmisi manual 5 percepatan. Tenaga 70 HP pada 4.500 rpm dan torsi puncak 135 Nm pada 2.500 rpm. Performa tersebut disalurkan melalui kedua roda belakang melalui Rear Axle Ratio (RAR) 4.88. Kecepatan maksimalnya 125 kilometer per jam, dengn mesin berstandar emisi Euro II.

Karakter mesin diesel Super Ace bekerja optimal pada rpm rendah, sehingga menjamin konsumsi bahan bakar sangat irit. Dimana karater mesin diesel, selain irit biaya operasional, perawatannya lebih murah dibanding pick up bermesin bensin. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional