Memontum.Com

pariwisata kabupaten malang
iklan PT. BSI
space ads post kiri

Kapolres Malang: Kalau Bersifat Provokatif Segara Ambil Tindakan Cepat dan Tepat

  • Selasa, 6 Februari 2018 | 14:47
  • / 20 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 134 kali
Kapolres Malang:  Kalau Bersifat Provokatif Segara Ambil Tindakan Cepat dan Tepat
PIMPIN: Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi saat memimpin Lat Pra Ops Mantap Praja Polres Malang 2018

# Lat Pra Ops Mantap Praja Polres Malang 2018

Memontum Malang – Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi menegaskan  gangguan keamanan yang bersifat provokatif, baik di media massa maupun medsos segara ambil tindakan cepat dan tepat. Kesiagaan dan kesigapan anggota  di lapangan menjadi atensi tersendiri baginya.

Hal tersebut dikataka Kapolres Malang usai memimpin pembukaan  Lat Pra Ops Mantap Praja Semeru 2018 dalam rangka Pam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018, di lapangan tenis Polres Malang, Selasa (6/2/18)

HADIR: Personel gabungan TNI, Polri serta instansi terkait yang tergabung dalam Ops Mantap Praja Semeru 2018 hadir dalam Lat Pra Ops Mantap Praja Polres Malang 2018

HADIR: Personel gabungan TNI, Polri serta instansi terkait yang tergabung dalam Ops Mantap Praja Semeru 2018 hadir dalam Lat Pra Ops Mantap Praja Polres Malang 2018

Lebih jauh mantan Kakorsepri Wakapolri itu mengatakan, sebagai anggota Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Malang, pihaknya bertanggung-jawab penuh mengenai situasi keamanan dalam setiap rangkaian kegiatan  Pilkada Jatim 2018 ini.

“Potensi potensi yang mengarah ke tindakan yang melanggar hukum harus segera mungkin diredam, mulai dari  pasangan calon mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum serta waktu pencoblosan Pilkada Jatim yang akan dilaksanaka pada 27 Juni 2018,” ucapnya.

Hal itu juga mengacu pada pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnivian bahwa namanya pilkada, pasti terjadi polarisasi masyarakat. Polarisasi ini positif saja karena memang bagian dari demokrasi untuk memilih pemimpin.

Penyelenggaraan pilkada serentak bisa aman dan lancar, asalkan, isu-isu yang memicu kerusuhan tidak digunakan oleh oknum-oknum tertentu. Isu tersebut seperti isu SARA maupun kampanye-kampanye hitam. “Karena itu sekecil apapun gangguan yang ada di masyarakat segera ambil tindakan cepat dan tepat, terutama yang bersifat provokatif. Jangan sampai menjadi bahan perbincangan di media sosial,” ujarnya.

Ditegaskan kembali olehnya, untuk mengantisipasi kejadian seperti di Polres Konawe Sultra dalam penggunaan senpi anggota, para Kasat dan Kapolsek bertanggung jawab penuh dalam pengawasan anggota yang akan ajukan pinjam senpi.

Menurutnya, Puolri saat ini berjuang meningkatkan kepercayaan publik. “Dengan segala prestasi yang telah raih selama ini, jangan sampai karena perbuatan segelintir oknum, menghancurkan nama baik Polres Malang,”  tegasnya.(fik/ono)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional