Connect with us

Situbondo

Pemkab Situbondo Tak Punya Data Tower Legal dan ILegal

Diterbitkan

||

PERLU DICEK: Salah satu tower di Kecamatan Panarukan. Pemerintah perlu mendata ulang tower yang ada karena ada yang diduga ilegal.(im)

Memontum Situbondo Belum ada data valid jumlah tower yang berizin dan tidak berizin di Situbondo. Hingga saat ini, SKPD terkait belum memiliki data tersebut. Ini sangat disayangkan karena diindikasi banyak tower ilegal. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo, Nugroho mengatakan, saat ini, pihaknya masih mencari data.

“Kita belum menentukan mana yang berizin dan tidak berizin,” terangnya.

Dia mengaku, DPMPTSP belum memegang data jumlah tower di Situbondo. Sebab, sebelumnya, hal ini bukan menjadi kewenangan DPMPTSP. Tetapi penanganannya ada di SKPD lain.

“Tentu harus kroscek, karena dulu yang nangani bukan kita,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian, Dadang Aries Bintoro. Dia juga mengaku tidak tahu jumlah tower yang legal dan ilegal. Hanya saja, data seluruhnya yang terkumpul di Diskominfo dan Persandian sebanyak 182 tower.

“Kalau untuk legalitasnya kami belum tahu,” katanya.

Dadang menambahkan, saat ini, pihaknya masih mensinkronkan data dengan SKPD lain. Seperti DPMPTSP, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Karena kami tidak mengurusi izin. Masalah perizinannya di DPMPTSP,” ujar mantan Camat Panarukan itu.

Meski belum memegang data, Dadang memperkirakan, sebagian besar sudah berizin. Sebab, pemilik tower tidak mungkin berani mendirikan tower secara sembarangan. Jikapun ada yang ilegal, jumlahnya sedikit.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo, Abdurrahman mengatakan, seharusnya, saat ini data tersebut sudah ada. Sebab, pekan lalu, DPRD sudah meminta SKPD terkait untuk menginventarisir seluruh tower yang ada.

“Rekomendasi kita jelas, mempersilahkan OPD terkait duduk bersama, mengundang provider pemilik tower,” katanya.

Hasil pendataan tersebut kemudian diserahkan ke DPRD dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena itulah, Abdurrahman menyayangkan jika sampai sekarang belum ada data valid.

“Ini komitmen hasil rapat bersama. Tidak ada alasan lagi untuk tidak segera rapat,” pungkas Abdurrahman.

Keterangan yang berhasil dihimpun Memontum.com, ada beberapa tower yang diduga tidak berizin di Kabupaten Situbondo. Data sementara, dari 182 tower, yang mengantongi izin pendirian hanya 72. Sisanya, ditengarai ilegal. (im/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Dua Pemotor Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Banyuputih Situbondo

Diterbitkan

||

KECELAKAAN: Kondisi 2 pengendara saat kecelakaan di TKP. (tik)

Memontum Situbondo – BRAAKK! Dua pemotor dari arah yang sama mengalami laka lantas di jalan raya Pantura Banyuputih tepatnya di Km 229.9 arah Surabaya, Keduanya dilarikan ke Puskesmas Banyuputih dengan luka luka disekujur tubuh. Selasa (24/9/2019) siang.

Wahet (30) warga Dusun Blangguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, mengemudikan Sepada motor Honda scoopy nopol. AE 3622 NB melaju dari arah Banyuwangi, tepatnya pada pukul 10.25 Wib di KM 229.9 mendadak sepeda motor pedagang penthol ( tanpa platnomer) yang dikemudikan oleh Kikik (35) asal Dusun dan Desa yang sama, menyebrang jalan, karena jarak terlalu dekat, keduanya hingga terjadi benturan tidak bisa dihindari.

Sehingga membuat keduanya terkapar ditengah jalan, dibantu warga sekitar kedua korban akibat kecelakaan dilarikan ke Puskesmas Banyuputih, sementara dua unit kendaraan diamankan di Mapolsek Banyuputih.

Kapolsek Banyuputih AKP Didik Rudianto SH saat ditemui Wartawan Memontum.com dikantornya membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk sementara ini tidak ada korban jiwa, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Banyuputih untuk mendapatkan perawatan dan dua kendaraan langsung kami amankan di Polsek Banyuputih, ” kata Kapolsek AKP Didik Rudianto. (tik/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Situbondo

Kunjungi Polsek Jajaran, Kasi Propam Tekankan Netralitas dalam Pilkades Serentak

Diterbitkan

||

Kasi Propam Polres Situbondo, IPDA Harsono SH saat kunjungi Polsek Kapongan Situbondo dan tampak memberikan arahan kepada Kapolsek serta pada semua anggotanya. (im)

Memontum Situbondo – Propam Polres Situbondo melaksanakan safari keliling pada Polsek Jajaran dalam rangka sosialisasi dan pemasangan banner penekanan Kapolres Situbondo terkait netralitas Polri dalam Pilkades serentak tahun 2019 di Kabupaten Situbondo, Selasa (24/9/2019) pagi.

Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasi Propam Ipda Harsono SH yang menindaklanjuti dan meneruskan penekanan Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH terkait netralitas anggota Polri dalam pelaksanaan Pilkades dimana netralitas Polri dalam pilkada diatur dalam pasal 28 UU No.2/2002 tentang Polri.

“Tugas Polri adalah pengamanan, ada sangsi tegas bagi yang melanggar atau tidak netral mulai dari teguran, demosi hingga dipecat, ” terang Ipda Harsono, kepada Memontum.com.

Selain itu, Kasi Propam juga menyampaikan pesan Kapolres Situbondo kepada para Bhabinkamtibmas, bahwa di masing-masing desa agar meningkatkan komunikasi, koordinasi lintas sektoral.

“Untuk mencegah sekecil apapun permasalahan, agar dapat diselesaikan secara bersama-sama sebelum timbul konflik yang besar, ” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi dan pemasangan banner netralitas anggota Polri dalam Pilkades tersebut dilaksanakan di 17 Polsek Jajaran Polres Situbondo. (im/oso)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Batu
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement SBMPN POLINEMA MALANG
Advertisement

Terpopuler