Memontum.Com

iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana
space ads post kiri

SMK YP “17” Diserbu Garong, Mobil dan Alat Praktek Amblas

  • Senin, 19 Maret 2018 | 15:35
  • / 2 Rajab 1439
  • Dibaca : 157 kali
SMK YP “17” Diserbu Garong, Mobil dan Alat Praktek Amblas

Memontum Jember—-Senin pagi ini, sekitar pukul 06.30 Wib, para guru STM YP “17” Jombang digegerkan dengan hilangnya beberapa alat praktek otomotif. Bukan hanya alat praktek saja, satu unit mobil yang biasa digunakan untuk praktek siswa juga ikut raib.

Kapolsek Jombang, AKP Ma’ruf Abdulah SH membenarkan hal itu. Pihak sekolah sudah melakukan pelaporan tekait hilangnya beberapa peralatan praktek tersebut. Bahkan beberapa anggotanya sudah diturunkan untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari pihak sekolah.”

Saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan dan pukul berapa kejadian pembobolan tersebut. Besar kemungkinan, pelaku melakukan aksinya pada hari libur kemarin. Tepatnya pada Sabtu dan Minggu lalu. Sehingga pihak sekolah baru menyadari pada Senin pagi kasus tersebut.

Ma’ruf menambahkan, belum bisa berbicara banyak terkait kasus tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman dan meminta saksi lain atas kasus tersebut. “Pihak sekolah sudah melakukan pelaporan, kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam” katanya Senin (19/3/2018) siang.

Saat wartawan koran ini mendatangi lokasi kejadian, pihak sekolah memilih diam dan terkesan bungkam. Bahkan kepala sekolah diinfokan sedang ada acara di luar sekolah. Hanya ada beberapa guru dan wakil kepala sekolah yang bisa ditemui.

Pihaknya tidak berani memberikan statemen resmi terkait kasus pembobolan tersebut. Namun dia membenarkan kasus tersebut. “Saya tidak bisa komentar, tapi memang benar ada kasus tersebut,” ucapnya.

Dia menceritakan, pihak sekolah baru mengetahui kehilangan tersebut pada Senin pagi. Besar kemungkinan hilangnya barang barang praktek tersebut terjadi pada hari libur kemarin. Padahal selama hari libur sudah ada dua orang penjaga sekolah yang bertugas setiap saat.

Pihak sekolah mengaku juga tidak memiliki keamanan ganda. Hanya memiliki dua tenaga keamanan untuk menjaga lingkungan sekolah. “CCTV tidak ada. Hilangnya di ruang praktek, bukan di gudang sekolah,” imbuhnya.

Saat diminta menunjukan lokasi dan memberikan keterangan lebih lanjut pihaknya menolak. “Saya tidak berani, kepala sekolah tidak ada. Kami sudah lakukan pelaporan ke Polsek Jombang dan sudah 2 kali petugas ke sini dan nanti siang dari polres inshaallah akan juga datang ke tkp,”ucapnya.

Jurnalis beberapa media, termasuk Memontum.com, masih berusaha meminta statemen kepala sekolah tersebut, perihal kejadian ini. Baik melalui pesan singkat SMS yang tidak dibalas, kemudian saat dikonfirmasi via hp pun tidak diangkat. (Lum/nay)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional