Connect with us

Kota Batu

Teror Lemparan Batu, Resahkan Warga

Diterbitkan

||

Kaca Depan Mobil Mitsubishi L300 Yang Dilempar Batu Rusak Parah

MeMontum Kota Batu—-Sebuah mobil Mitsubishi L300 yang melintas di Jalan Raya Kajang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji tengah malam kemarin Senin (9/4/2018) dilempar batu oleh orang tak dikenal. Informasi yang diperoleh, peristiwa pelemparan batu terhadap mobil L300 warna hitam yang dikemudikan oleh Bujel yang akan mengirim buah apel ke Malang.

Saksi mata Andriy Maulana mengatakan kronologis bermula ketika mobil melaju dari arah Barat menuju Timur, tepatnya di depan Kali Watu Rafting mobil dilempar batu seberat kurang lebih 1 kilogram. Akibatnya, kaca depan mobil rusak dan sopir terluka dibagian kepala.

” Kaget mas, tiba-tiba terdengar suara dor, eh ternyata kaca depan pecah dilempar pengendara sepeda motor. Kami pun langsung menolong sopir mobil dan membawa ke Puskesmas Bumiaji, ” ungkap Andriy, Selasa (10/4/2018).

Lanjut Andriy, warga yang sedang melintas berhenti, membantu menolong membersihkan kaca yang berserakan di jalan.


“Sopir berdarah terluka dibagian dahi dijahit tiga dan langsung diperbolehkan pulang. Warga ikut membersihkan bekas kaca biar tidak melukai pengendara yang melintas mas. Pelaku memang langsung kabur menghilang, ” ujar Andriy.

Menanggapi hal ini, pengendara mobil lain yang kesehariannya melintas di rute tersebut bernama Yono Barjito mengaku khawatir dan was-was jika hal seperti ini dibiarkan dan tidak ditindak tegas. Sebab, jika dibiarkan dipastikan bisa terulang ke pengendara lain.

“Pihak Kepolisian harus serius mencari pelaku mas, bahaya kalau dibiarkan bisa menimpa sopir lain dikemudian hari,” harap Yono.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Batu Anton Widodo menjelaskan segera mengkroscek pelemparan yang menimpa sopir ke Polsek Bumiaji. Dirinya berharap korban segera melaporkan masalah ini ke polsek setempat supaya pihak Kepolisian bisa mendalami kasus.

“Segera saya hubungi Polsek Bumiaji dan menseriusi kasus dengan adanya laporan korban supaya kami bisa menangkap pelaku, ” terang Anton melalui pesan singkat. (lih/nay)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Batu

Puluhan Siswa SLB Negeri ABD Kedung Kandang Kunjungan ke Museum Tubuh Komplek Jatim Park 1

Diterbitkan

||

Puluhan Siswa SLB Negeri ABD Kedung Kandang Kunjungan ke Museum Tubuh Komplek Jatim Park 1

Memontum Batu – Puluhan murid dari Sekolah Luar Biasa (SLB) ABD, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang, mengunjungi The Bagong Adventure ‘Museum Tubuh’, Jatim Park I, Kota Batu, Kamis (26/9/2019) siang.

Program outing class ini, menurut Plt Kepala Sekolah SLB ABD Iskandar sebagai upaya pihak sekolah memberikan pengalaman langsung kepada murid serta menambah pengetahuan guna membangun karakter Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“ABK perlu penangganan khusus, agar tidak jenuh belajar di sekolah kami inisiasi program outing class. Ini merupakan agenda tahunan selain Persami (perkemahan sabtu minggu ). Murid sangat senang, karena bisa belajar dan melihat langsung apa saja fungsi tubuh kita,” terang Iskandar.

Meski kunjungan pertama ke Museum Tubuh, Iskandar mengaku murid sangat senang karena bisa mendapatkan wawasan secara jelas sekaligus penjelasan fungsi tubuh.

” Tubuh kita adalah anugerah yang sempurna pemberian Tuhan YME. Pembelajaran ini membuat kita mengerti serta bisa mensyukurinya,” tambahnya.

Kemudian, ini merupakan salah satu cara pihak sekolah menggali niat bakat murid. Karena selaku guru pendamping dan orang tua wajib terus menggali dan mendorong potensi ABK.

” Beberapa program pendukung selain outing class yaitu ekstrakulikuler pengembangan bakat, misal melukis, menari dan musik. Kita harus mendampingi mereka supaya tidak berkecil hati dibanding anak-anak lainnya. Mereka kita yakinkan pasti memiliki potensi yang luar biasa,” ucap Iskandar kembali.

Salah satu guru SLB ABD, Gunawan Multi Alam mengatakan, total ada 60 murid tingkat SD-SMA dan 15 guru pendamping mengikuti kegiatan ini. Tiap tahun program ini dilakukan namun berpindah-pindah tempat.

Harapannya kegiatan bisa memberikan satu pelajaran langsung, bukan hanya teori. Karena pembelajaran abstrak sulit diterima oleh ABK.

” Murid Tuna Rungu, Tuna Wicara dan Tuna Daksa semua senang. Murid tuna rungu misalnya bisa mengetahui organ tubuh bahaya merokok untuk paru-paru. Lalu, tuna daksa yang memilik gangguan gerak bisa mengetahui fungsi kaki, tangan dll,” tutup Gunawan. (bir/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Heboh Koin Peninggalan Dinasti Ming di Kota Batu

Diterbitkan

||

Heboh Koin Peninggalan Dinasti Ming di Kota Batu

Memontum Kota Batu – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batu digegerkan dengan temuan koin cina disaat melakukan pembangunan dua kelas di sekolah tersebut. Koin tersebut ditemukan oleh Prapto Sutrisno, 45 tahun warga Temas kecamatan Batu Kota Batu saat tengah menggali lubang untuk pondasi hingga akhirnya membuat warga sekolah heboh dengan temuan tersebut.

“Tanah disini cukup keras, namun ada satu tempat yang cukup gembur. Ketika titik itu saya cangkul malah mengenai benda logam hingga mengeluarkan suara gemerincing,” ungkap Prapto. Mengetahui hal tersebut ia segera memberitahukan pihak sekolah dan mengumpulkan koin tersebut dalam sebuah wadah.

Sementara itu Noerad AP Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan menerangkan bahwa koin yang ditemukan tersebut diperkirakan dari Dinasti Ming. Hal ini dikarenakan pada koin tersebut masih ditemukan gambar lapisan pati nasi.

“Jumlahnya belum kami hitung karena akan kami konsultasikan dengan BPCB Trowulan,” terang Noerad. Ia juga menambahkan pihaknya memperkirakan koin tersebut sengaja ditimbun sebagai tabungan mengingat pada saat itu menabung uang dengan memendamnya di tanah merupakan salah satu kebiasaan dari warga cina dahulu kala.

Disinggung terkait pengembangan temuan, Noerad membeberkan pihak Dinas Pariwisata Kota Batu tidak akan melakukannya karena tanah tersebut merupakan aset dari SLBN Kota Batu.

“Kalau adapun mungkin di titik lain karena tempat ditemukannya koin tersebut masih memiliki jarak yang dekat dengan Mbah Batu yang dipercaya sebagai bedah kerawanan (membuka lahan pemukiman untuk pertama kali) Kota Batu,” tandasnya. (bir/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Lowongan Pekerjaan Memontum
Advertisement Iklan SemarakHUT RI PDAM Banyuwangi
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler