Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Pemkot Blitar Terima Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi

  • Rabu, 18 April 2018 | 20:35
  • / 2 Sya'ban 1439
Pemkot Blitar Terima Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi
Wakil Wali Kota Blitar, Santoso menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Timur untuk Kategori Kota dari Gubernur Jawa Timur yang diserahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas

Memontum Blitar – Pemerintah Kota Blitar kembali menerima penghargaan. Kali ini Pemkot Blitar menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Timur untuk Kategori Kota dari Gubernur Jawa Timur. Selanjutnya Kota Blitar diikutkan maju di tingkat Nasional kategori Kota mewakili Provinsi Jawa Timur. Dimana penilaiannya akan dilaksanakan pada 21 April 2018 mendatang dalam presentasi di Jakarta. Sedangkan untuk kategori Kabupaten tingkat Provinsi Jawa Timur diraih oleh Kabupaten Banyuwangi.

Penghargaan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas kepada Wakil Wali Kota Blitar, Santoso pada acara Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur, di Grand City Surabaya, Rabu (18/04/2018).

Kepala Bappeda Kota Blitar, Djatmiko Budi Santoso mengatakan, untuk Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2018, itu sebagai dasar penilaian adalah proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2018. Yaitu mulai proses bottom up, top down, teknokratis, dan politis.

“Proses penyusunan RKPD tersebut dimulai dan dilakukan secara demokratis mulai proses musrenbang dari musyawarah tingkat RT, RW, kelurahan, dan kecamatan”, kata Djatmiko Budi Santoso, Rabu (18/04/2018).

Dari situ, lanjut Djatmiko, selanjutnya diakumodir masalah teknokratisnya melalui proses Forum Perangkat Daerah. Sedangkan terkait dengan politisnya, melalui proses pengajuan hasil reses DPRD.

“Pembahasan RKPD itu di pokok-pokok pikiran hasil reses anggota DPRD”, lanjut Kepala Bappeda Kota Blitar.

Djatmiko menambahkan, alur-alur itu harus teriintegrasi secara baik dengan proses e-planingnya. Dari proses-proses tersebut ada terkaitan, dimana program-program yang diusulkan itu harus terintegrasi dengan program prioritas provinsi dan nasional.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional