Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Peradi Siap Kawal Aremania Secara Hukum

  • Kamis, 19 April 2018 | 21:23
  • / 3 Sya'ban 1439
Peradi Siap Kawal Aremania Secara Hukum
Para pengacara LBH Peradi RBH Malang dan perwakilan Aremania menunjukkan bukti selongsong bekas gas air mata. (rhd)

Memontum Kota Malang — Buntut kerusuhan di penghujung laga Arema FC versus Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4/2018) lalu, ternyata menyita banyak perhatian berbagai pihak. Salah satunya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peradi Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, yang menerima kedatangan tamu sejumlah perwakilan Aremania, yang menyampaikan keluh kesah terkait insiden yang menelan 212 korban, di kantor LBH Peradi jalan Kawi Malang, Kamis (19/4/2018) petang.

Menyikapi hal tersebut, tim pendampingan yang diketuai Edy Rudianto, SH, dibentuk untuk membantu Aremania menyelesaikan persoalan tersebut. Pelindung LBH Peradi RBA Malang, Yayan Riyanto SH MH, menegaskan, Aremania adalah bagian yang tidak tergantikan dan terpisahkan dalam perjalanan kesuksesan Arema FC. Aremania senantiasa setia menemani Arema FC di masa lalu dan di masa yang akan datang.

Selongsong bekas gas air mata yang ditemukan Aremania. (rhd)

Selongsong bekas gas air mata yang ditemukan Aremania. (rhd)

Yayan menyebut, Aremania sebagai penonton sepakbola telah membeli tiket resmi, sehingga memiliki hak untuk memperoleh perlindungan keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan di stadion. “Kami menjadi bagian masyarakat Malang yang juga peduli akan kasus ini. Manajemen Arema FC dan pihak-pihak yang diduga terkait, sudah sepatutnya memberikan perhatian dan kontribusi positif dalam penyelesaian permasalahan di Aremania. Dengan membayar tiket, Aremania berhak mendapatkan jaminan keamanan, bukan justru menjadi korban,” tegas Yayan.

Menurutnya, panitia pelaksana (panpel) pertandingan wajib untuk membuat rencana pengamanan (security plan) berdasarkan FIFA Safety Guidelines dan juga regulasi baru Liga 1 LIB dan PSSI. Pihaknya mengecam tindakan kepolisian dan steward yang dinilai terlalu berlebihan. Selain itu, kerusuhan sudah biasa, namun ketika timbul korban jiwa, Aremania harus bertindak sesuai jalurnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional