Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

GP Anshor Kembali Datangi Kantor Panwaslu, Ancam Kerahkan Masa Lebih Besar

  • Jumat, 27 April 2018 | 01:53
  • / 11 Sya'ban 1439
GP Anshor Kembali Datangi Kantor Panwaslu, Ancam Kerahkan Masa Lebih Besar

Memontum Kediri — Belasan orang kader Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kota Kediri kembali datangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kediri. Kedatangan mereka kali ini atas undangan Panwaslu per tanggal (23/4/2018) kemarin, yang meminta untuk dilakukannya dialog terbuka antara Panwaslu dan GP Anshor Kota Kediri.

Dialog terbuka yang dihadiri Aang Kunaifi Divisi Pengawasan Panwaslu Provinsi Jawa Timur itu membahas atas somasi yang sebelumnya sempat dilayangkan pada saat aksi unjuk rasa GP. Anshor Kota Kediri yang lalu.

Setelah beberapa lama dialog berjalan, akhirnya Panwaslu Kota Kediri yang diwakili secara langsung oleh Panwaslu Provinsi Jatim, meminta maaf atas kesalahan yang menyuruh anggota GP Anshor untuk non aktif sementara waktu dari kepengurusan organisasi masyarakat (ormas) saat menjabat sebagai Panwascam dan PPL.

“Ya, kami meminta maaf atas tindakan itu. Memang secara undang-undang atau aturan yang mengatur didalamnya itu tidak ada yang mengatur bagi ormas untuk bisa menjadi Panwascam ataupun PPL saat Pemilihan Umum (Pemilu). Yang tidak diperbolehkan itu seorang Panwascam maupun PPL terlibat dan masuk di dalam struktural Partai, itu baru yang tidak boleh,” kata Aang Kunaifi.

Namun terkait desakan GP.Anshor agar Panwaslu mencopot jabatan oknum Panwascam yang dianggap melanggar kode etik serta pembuat gaduh ini masih didalami terlebih dahulu. ” Karena kita juga tidak diperbolehkan untuk langsung melakukan pencopotan secara langsung tanpa adanya bukti-bukti yang kuat,” terang Aang perwakilan Panwaslu Provinsi Jatim ini, Rabu (25/4/2018)

(baca juga : Merasa Didzolimi Oknum Panwas, GP Anshor Luruk Kantor Panwaslu )

Sementara itu ketua PC GP Anshor Kota Kediri Wazid Khusni Manshur mengaku, puas atas hasil yang disepakati oleh Panwaslu Kota Kediri.”Kami merasa puas, dengan Panwaslu Kota Kediri telah meminta maaf kepada kami,” katanya.

Pertemuan tersebut oleh Anshor dianggap masih menyisakan PR bagi Panwaslu, yakni untuk segera melakukan tindakan terhadap salah satu oknum panwascam Kota Kediri, yang kita nilai telah melanggar kode etik.(mid/edi/im)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional