Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Buta Kedua Mata, Keluarga Miskin di Kecamatan Klakah Butuh Uluran Tangan

  • Jumat, 27 April 2018 | 18:01
  • / 11 Sya'ban 1439
Buta Kedua Mata, Keluarga Miskin di Kecamatan Klakah Butuh Uluran Tangan

Memontum Lumajang—–Doni Setiawan(36), warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang mengalami kebutaan sejak 2012, saat wartawan memontum.com bersama Babinsa dan perangkat Desa setempat mendatangi rumahnya di kampung templek, Jumat (27/4/2018) Pria malang ini menceritakan awal mula ia menderita kebutaan.

“Awalnya saat bangun pagi hari mata saya yang satu langsung tidak bisa melihat, setelah itu satu bulan berikutnya kedua-duanya tidak bisa melihat,” terangnya.

Tempat tinggal Doni, tepatnya di sebuah Gang kecil di Dusun Kampung Templek RT 02 RW 04 Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Pria ini hidup bersama istri dan dua orang anaknya yang masih usia belia di sebuah rumah yang kondisinya memprihatinkan. Di dalam rumahnya tidak ada satupun perabotan bahkan meja kursi, diruang tamu hanya terhampar sebuah karpet lusuh.


Hidupnya serba kekurangan, guna menopang kehidupan sehari-hari pria dengan dua anak ini bersama sang istri merawat burung untuk di jual.
“Sehari-hari ya ngopeni(merawat) burung ini dibantu istri, Hasilnya buat keperluan hidup dan menyekolahkan anak. Lainnya ya bantuan dari Desa,” ungkapnya.

Terkait derita kebutaan yang di alami Doni menceritakan bahwa Pemerintah Desa pernah mengupayakan pengobatan namun hasilnya belum sesuai yang diharapkan.
“Beberapa tahun silam dibantu pihak desa saya dibawa ke puskesmas setelah itu dirujuk ke Lumajang, dari Lumajang saya dirujuk ke karangmenjangan Surabaya, kata dokter Glukoma” tuturnya polos.

Sementara itu, Sekretaris Desa Mlawang Mamad Ananta mengatakan, pihaknya akan terus membantu dan memperhatikan keluarga malang ini.

“Dulu sudah pernah di upayakan pengobatan sampai ke Surabaya, kami akan terus memperhatikan, mengingat warga kami yang satu ini memiliki keterbatasan serta kondisinya memprihatinkan,” Kata Sekdes.

Sementara itu, Babinsa setempat, Dwi Alfian mengatakan kalau keluarga Doni sangat membutuhkan uluran tangan dari dermawan, Hanya uluran tangan dari dermawan dan Pemerintah yang sangat diharapkan untuk kesembuhan kebutaan yang diderita Doni serta untuk biaya hidup sehari-hari, apalagi kedua anaknya masih kecil yang tentu membutuhkan biaya sekolah.

“Mudah-mudahan ada pihak yang peduli dengan penderitaan keluarga ini,” pungkasnya.(adi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional