Connect with us

Gresik

Serobot Tanah Ponpes, 3 Perusahaan di Gresik Diperkarakan

Diterbitkan

||

Serobot Tanah Ponpes, 3 Perusahaan di Gresik Diperkarakan

Memontum Gresik — Diduga serobot tanah wakaf milik Pondok Pesantren Al Azhar, Tiga perusahaan diantaranya PT Sulinda, PT Cakung dan PT Bintang Rubber Indo yang berlokasi di Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dilaporkan ke Mapolres Gresik, Senin (30/4/2018).

“Kita laporkan tiga pabrik ini karena menduduki tanah yang telah diwakafkan kepada Ponpes Al Azhar,” ujar Ony Ardiansyah. Pengacara Ponpes Al Azhar Gresik. Ony Ardiansyah, Pengacara Ponpes Al Azhar Gresik menceritakan kronologi bahwa tanah wakaf tersebut semula berupa tambak milik Hj. Fauziah warga setempat pada tahun 2016 tanah tersebut lalu diwakafkan.

Tanah tersebut diwakafkan ke Ponpes Al Azhar yang bertempat di Desa Mboteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, melalui pimpinan ponpes KH. Imam Bukhori Al Habsyi. Pihak ponpes yang melakukan pengecekan ke lokasi tanah wakaf, mendapati lahan tambak yang sudah diwakafkan tersebut telah berdiri 3 pabrik dan telah terjadi peralihan hak atas kepemilikan tanah.

Pihak ponpes kemudian berusaha mencari tahu kenapa tanah tersebut jatuh ke pihak lain. Usut punya usut, diketahui pada tahun 1990-an terjadi pemalsuan surat tanah petok D yang dilakukan oleh kertabat dari Hj. Fauziah bernama H. Fathur.

Ony Ardiansyah, Pengacara Ponpes Al Azhar Gresik kepada media mengatakan, pihaknya terpaksa melaporkan 3 pabrik tersebut karena dituding melakukan penyerobotan sebagian tanah wakaf milik Ponpes Al Azhar Gresik seluas 15 hektar.

Use your ← → (arrow) keys to browse

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *