Connect with us

Lamongan

Demi Merawat Ibunya yang Lumpuh, Bocah 10 Tahun Rela Berhenti Sekolah

Diterbitkan

||

Demi Merawat Ibunya yang Lumpuh, Bocah 10 Tahun Rela Berhenti Sekolah

“Setelah itu, saya dapat rujukan untuk ke RS Lamongan, tapi tidak bisa meneruskan karena tidak punya biaya,” ujar Puryanto pasrah. Tak hanya itu, Puryanto yang hanya berprofesi sebagai buruh tani ini. Bahkan, menjual hewan peliharaan berupa 4 ekor kambing yang juga sudah habis terjual untuk biaya berobat sang istri.

“Saya gak mampu lagi bawa istri saya berobat ke rumah sakit, karena sudah tidak memiliki biaya. Kambing juga sudah saya jual buat berobat, tapi istri saya belum sembuh juga,” ujarnya.

Puryanto menuturkan, pekerjaannya sebagai buruh tani, dalam sehari bekerja, hanya menerima bayaran sebesar Rp. 40 ribu hingga Rp 80 ribu perhari. Uang sebesar itu pun, cuma cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya saja.

“Kadang beberapa hari nganggur karena tidak ada yang butuh buruh tani,” ungkapnya.

Puryanto pun menceritakan awal mula sakit yang di derita istrinya sejak lima tahun silam.

“Awalnya, istri saya ini sering pingsan, lama-lama jadi lumpuh dan tidak bisa melihat begini. Sakitnya ini sejak sebelum ke Sumatera, pas di Sumatera sudah sakit tapi gak separah sekarang,” terangnya.

Use your ← → (arrow) keys to browse

Lanjutkan Membaca
Advertisement
2 Komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *