Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Polres Blitar Limpahkan Kasus Pungli Lurah Garum ke Kejaksaan

  • Kamis, 3 Mei 2018 | 22:46
  • / 17 Sya'ban 1439
Polres Blitar Limpahkan Kasus Pungli Lurah Garum ke Kejaksaan
Kasus pungli Lurah Garum, Bambang Cahyo Widodo (43) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Blitar

Memontum Blitar – Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldhy Hanngga P mengatakan, kasus pungutan liar (Pungli) Lurah Garum Bambang Cahyo Widodo (43) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Blitar, Kamis (03/04/2018). Bambang Cahyo Widodo yang terlihat menggunakan kemeja putih tiba di Kejaksaan Negeri Blitar sekitar pukul 11.30 dengan mobil tahanan Polres Blitar.

“Berkas sudah dinyatakan lengkap sehingga tersangka dan barang bukti diserahkan ke kejaksaan untuk dilanjutkan ke tahap dua”, kata AKP Rifaldhy Hangga, Kamis (03.05/2018).

Lebih lanjut Rifaldhy menyampaikan, pemeriksaan tersangka dan barang bukti oleh Kejari Blitar berlangsung sekitar dua jam. Setelah pemeriksaan selesai, tersangka langsung dibawa ke Lapas Blitar.

(baca juga : Pra Peradilan Penasehat Hukum Ditolak, Proses Hukum Lurah Garum Berlanjut )

“Sebelum dilanjutkan ke tahap dua, Bambang sebelumnya sudah ditahan selama 53 hari di tahanan Polres Blitar sejak ditetapkam sebagai tersangka”, ujarnya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Blitar, Gede Putera Perbawa mengatakan, sesuai prosedur setelah berkas dinyatakan lengkap penyidik Polres Blitar menyerahkan tersangka dan barang bukti. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, tersangka akan langsung ditahan di Lapas Blitar.

(baca juga : Lurah Garum Terciduk OTT, Langsung Dikerangkeng )

“Tersangka akan langsung ditahan. Kami memiliki waktu 20 hari sebelum nantinya dilimpahkan ke pengadilan,” ungkap Gede Putera Perbawa.

Seperti dberitakan, Bambang Cahyo Widodo Lurah Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar terciduk operasi tangkap tangan (OTT) saat melakukan pungli kepada salah seorang warganya. Bambang diciduk di rumahnya lingkungan Jurang Menjing, RT 4 RW 1 Kelurahan Garum, Kecamatan Garum. Pungli yang dilakukan tersangka terkait dengan pengurusan sertifikat tanah. Polisi menyita uang tunai sebesar Rp 9 juta. Selain uang tunai, polisi juga mengamankan 6 berkas map turunan letter C yang sudah dipecah, serta sebuah HP. (jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional