Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Maling di Lumajang Tambah Kurang Ajar, Sapi Kyai Disikat

  • Sabtu, 5 Mei 2018 | 17:35
  • / 19 Sya'ban 1439
  • Dibaca : 3534 kali
Maling di Lumajang Tambah Kurang Ajar, Sapi Kyai Disikat
Warga saat mencari sapi milik Kyai Hasin yang digondol maling

Memontum LumajangMaling sapi di kabupaten Lumajang Jawa Timur terus meneror masyarakat, aksi kejahatan para pencuri hewan ini seakan tak mampu dihentikan. Terbukti kejadian demi kejadian terus saja terjadi bahkan sejak awal 2018 lalu hinga saat ini masyarakat terus dicekam ketakutan. Betapa tidak, dalam satu malam sapi yang hilang hingga 9 ekor. Hampir di setiap kejadian masyarakat terkesan enggan untuk melaporkan pada pihak yang berwenang.

Seharusnya ini menjadi perhatian serius Pemerintah. Karena rakyat behak mendapatkan rasa aman dan ketentraman sesuai yang tertuang dalam UUD 1945.
Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. Begitulah bunyi pada pasal 28G ayat 1.

Didalam pasal itu terdapat penjaminan bahwa seluruh warga negara akan mendapatkan perlindungan dan kebebasan atas rasa aman dan seluruh kepemilikan atas dirinya. Namun yang terjadi pada masyarakat Lumajang sangat jauh dari harapan, rakyat terus diteror maling sapi, para peternak terus dicekam ketakutan dari aksi para kawanan pencuri hewan ini.

Seperti kejadian yang menimpa Kyai Hasin (32) warga Dusun Kapuran, Desa Meninjo, Ranuyoso. Satu ekor sapi betina miliknya dicuri pada Sabtu (5/5/2018) setelah pelaku merusak kandang dan memotong kalung rantai yang dipakaikan di sapinya. Parahnya ini terjadi setelah sebelumnya pada hari kamis dini hari kemarin 4 ekor sapi milik pedagang sapi Mattasan (42) warga dusun Klontong, desa Meninjo, Ranuyoso juga dibawa kabur pelaku, namun masih berhasil ditemukan.

Sementara itu Kapolsek Ranuyoso AKP Ahmad Sutiyo saat mau dikonfirmasi Memontum.com di kantornya, sedang tidak berada di tempat.(adi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional