Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Berani Lawan Jambret, 2 Siswi SMK di Blitar Diberi Penghargaan

  • Senin, 7 Mei 2018 | 21:10
  • / 21 Sya'ban 1439
Berani Lawan Jambret, 2 Siswi SMK di Blitar Diberi Penghargaan
Ratna Suryaning Putri dan Karisma Nur Anisa, dua siswi SMK Negeri 1 Panggungrejo, Kabupaten Blitar menerima penghargaan dari Kapolres Blitar atas keberaniannya menggagalkan penjambretan

Memontum Blitar — Kapolres Blitar memberikan penghargaan kepada dua pelajar SMK Negeri 1 Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Dua siswi tersebut yaitu, Ratna Suryaning Putri dan Karisma Nur Anisa. Penghargaan ini diberikan atas keberaniannya melawan jambret yang menyasar keduanya. Dan penghargaan tersebut diberikan langsung Wakapolres Blitar, Kompol Andy Yudha P, Senin (07/05/2018) di halaman Mapolres Blitar.

Wakapolres Blitar, Kompol Andy Yudha P mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada dua siswi tersebut karena berhasil menggagalkan upaya penjambretan.

“Kita mengapresiasi karena keberanian dan kepedulian mereka untuk mendukung kepolisian mencegah dan mengagalkan tindak kejahatan,” kata Kompol Andy Yudha usai memberikan penghargaan.

Sementara Ratna Suryaning Putri menjelaskan, keberaniannya melawan penjambret tersebut muncul secara spontan. Menurut cerita siswi kelas dua SMK ini kejadian yang dialaminya pada Sabtu (05/05/2018) lalu itu berawal saat dia dan Karisma pulang sekolah. Saat itu Ratna posisinya dibonceng Karisma. Namun tiba-tiba ada seorang laki-laki membuntuti dari belakang dan langsung merampas HP yang ada digenggaman Ratna.

“Seketika itu saya langsung meminta Karisma untuk mengantikan mengemudikan motor, saya langsung tancap gas mengejar pelaku”, terang Ratna.

Setelah dekat dengan pelaku, lanjut Ratna, tanpa pikir panjang Ratna dan Karisma langsung menendang pelaku hingga tersungkur. Setelah itu Ratna dan Karisma berteriak minta tolong dan warga bersama sejumlah petugas kepolisian pun langsung datang untuk menolong Ratna dan Karisma dan mengamankan pelaku, yang diketahui bernama Gianto (48) warga Selopuro, Kabupaten Blitar.

“Saya tidak takut untuk melawan karena saat itu yang ada di pikiran saya hanya kasian pada ibu saya, karena HP itu dibelikan ibu dari hasil jualan sayur”, tandas Ratna. (jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional