Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Sikapi Pokirgate, Garda Pancasila Tetap Dukung Pelaksanaan Pilkada

  • Minggu, 13 Mei 2018 | 17:20
  • / 27 Sya'ban 1439
Sikapi Pokirgate, Garda Pancasila Tetap Dukung Pelaksanaan Pilkada
Silahturahmi dan konsolidasi Garda Pancasila menyikapi dan mendukung terlaksananya Pilkada kota Malang.

Memontum Kota MalangPilkada kota Malang harus terus berjalan sesuai UU Pemilu. Meski secara kasat mata, ada paslon yang saat ini berjalan pincang karena separuh jiwanya sedang menjalani proses hukum terkait kasus “Pokirgate” Eksekutif – Legislatif kota Malang.

Menyikapi hal itu, sekitar 200 anggota Garda Pancasila (GP) dari 5 Kecamatan di kota Malang, mengikuti Silaturrahmi dan Konsolidasi Internal, di kediaman Ketua Garda Pancasila Drs Peni Suparto, MAP, Kepanjen, Malang, Sabtu (12/5/2018) malam. Masing-masing perwakilan kecamatan dan kelurahan, menyampaikan perkembangan dan situasi peta politik terkini menjelang Pilkada kota Malang.

“Sebagai warga kota Malang, kita harus peduli pada peristiwa apapun yang menyangkut kepentingan masyarakat, seperti Pilkada nanti. Kita tidak ngomong politik praktis, tapi bagaimana mengedukasi anggota GP dan mengajak masyarakat memilih calon yang pantas untuk memimpin kota Malang,” jelas Wijianto AMd, Sekretaris Garda Pancasila, saat memandu konsolidasi internal.

Dalam diskusi dan konsolidasi tersebut, sebagian besar peserta membahas suara arus bawah, sudut pandang rakyat kota terhadap para peserta pilkada dan citra para calon di mata rakyat. Serta mengukur seberapa besar dampak kasus “Pokirgate” antara Eksekutif dan Legislatif kota Malang yang sedang diproses KPK, terhadap Pilkada nanti.

Salah satu dampak skandal Pokirgate dan kasus lainnya antara unsur eksekutif dan legislatif yang berhasil dibongkar KPK, yaitu kepercayaan masyarakat kota Malang terhadap pilkada untuk melahirkan kepemimpinan bersih dan berintegritas makin pudar. “Rakyat makin pesimis terhadap SDM politik yang dimiliki parpol. Oleh karena itu, Garda Pancasila akan mendukung kembalinya optimisme rakyat dengan sosialisasi pada internal anggota,” terang Wijianto, memaparkan hasil diskusi dan Konsolidasi Garda Pancasila, kepada awak media.

Garda Pancasila tetap mendukung proses dan tahapan Pilkada kota Malang yang jurdil dan damai. “Kami mengajak dan menghimbau anggota GP yang sementara ini bergabung menjadi timses di berbagai paslon para kontestan pilkada, agar menghindari konflik, kampanye hitam dan tindakan politik yang melanggar hukum. Sehingga kota Malang tetap terjaga kondusifitasnya,” himbau Wijianto.

Menurut Wijianto, Garda Pancasila akan mengumpulkan data dan informasi langsung di masyarakat, terkait aspirasi rakyat terhadap para calon, peta dukungan arus bawah dan elektabilitas para kandidat cawali/cawawali kota Malang. “Data tersebut akan menjadi rujukan sikap politik GP terhadap para kontestan pilkada. Sebab GP merupakan organisasi sosial yang tidak hanya memiliki anggota di setiap kecamatan, namun juga memiliki sejumlah program dan daerah binaan sosial,” bebernya.

Nantinya, Garda Pancasila akan mendukung calon yang mengakar di masyarakat dan mampu memberikan sejumlah program yang sesuai dengan kondisi kota Malang. Seperti sektor pendidikan, kesehatan, UKM/UMKM, infrastruktur, layanan publik, hingga kepemimpinan yang mampu melaksanakan semboyan “Malang Bermartabat” dalam versi yang benar.

Terlepas konteks bahasan, Ketua Umum Garda Pancasila Drs. Peni Suparto, MAP, mengajak seluruh anggota GP untuk senantiasa menjaga kebersamaan dan merawat silarurahmi. “Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Apalagi ini menjelang ramadhan, mari terus menjaga silaturrahmi dan merawat kerukunan,” pesan ebes Inep, sapaan akrab mantan Walikota Malang ini. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional