Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Obyek Diduga Cagar Budaya di Sumberejo Situbondo, Lha Kok Malah Dijadikan Tambang Pasir

  • Senin, 4 Juni 2018 | 14:16
  • / 20 Ramadhan 1439
Obyek Diduga Cagar Budaya di Sumberejo Situbondo, Lha Kok Malah Dijadikan Tambang Pasir
Aktivitas penambangan di lokasi ODCB di Dusun Krajan, Desa Sumberejo. (im)

Memontum Situbondo Aktivitas pengerukan pasir di Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih dinilai tempatnya kurang tepat. Pasalnya, di lokasi itu, masuk zona Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Penambangan ini mulai beraktivitas, Kamis (31/5/21018) lalu. Hari Mulyoto, aktivis relawan budaya Balumbung mengatakan, beberapa waktu lalu, tim balai pelestarian cagar budaya (BPCB) sempat melakukan pendataan. Di Situbondo, ada tiga tempat yang didata.

”Salah satunya di lokasi pengerukan pasir di Desa Sumberejo. Saat dilakukan pendataan, di tempat yang dikenal dengan situs Melek itu, ditemukan beberapa benda peninggalan sejarah. Karena itu, BPCB meregistrasinya sebagai ODCB. Lokasi penambangan tersebut masuk zona yang sudah diregistrasi sejak Agustus tahun 2017 lalu,” kata Hari.

Makanya, Hari meminta agar aktivitas pengerukan dihentikan. Jika tetap lanjut, dikhawatirkan membahayakan atau merusak situs yang ada di dalamnya. “Kami akan upayakan agar segera dihentikan,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu, aktivitas serupa pernah dilakukan. Akan tetapi sejumlah aktivis budaya melakukan penolakan. “Sekarang ini kok ada lagi. Tetapi yang nambang sekarang ini orangnya beda. Tidak jelas pasirnya dibawa kemana,” terang Hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Kholil mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aktivitas tersebut. “Kami sudah mengeceknya, dan benar ada,” katanya.Kholil mengaku, aktivitas ini diduga kuat tidak berizin. Ketika pihaknya turun, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen perizinan yang diminta. “Kami akan minta staf untuk supervisi ke lokasi,” ujarnya ke beberapa awak media, kemarin.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 10.00 terlihat beberapa orang pekerja. Ada dua alat berat yang melakukan pengerukan pasir. Terlihat juga keluar masuk dump truk ke lokasi penambangan. Salah satu pekerja mengatakan, dirinya hanya bekerja. Dia mengaku, pengerukan dilakukan mulai Kamis lalu. Sayangnya, dia tidak mau menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. “Ya, kemarin mulai kerja,” katanya sambil berlalu. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional