Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

DPPKBP3A Kontinyu Sosialisasi & Workshop Gizi Buruk ke Kader Tribina

  • Selasa, 5 Juni 2018 | 09:33
  • / 21 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 192 kali
DPPKBP3A Kontinyu Sosialisasi & Workshop Gizi Buruk ke Kader Tribina

Memontum Blitar Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Blitar, terus berupaya menurunkan angka kekurangan gizi buruk di Kabupaten Blitar, Salah satunya melakukan kegiatan sosialisasi dan pembinaan kepada kader Tribina yaitu, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL)

Kepala Dinas PPKBP3A, Wahid Rosidi mengatakan, Dinas PPKBP3A melakukan kegiatan sosialisasi dan pembinaan kepada kader Tribina di 22 kecamatan. Kegiatan ini sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting atau kekurangan gizi pada anak.

“Masalah kekurangan gizi pada anak ini menjadi perhatian nasional. Dan ditegaskan Presiden Joko Widodo untuk benar-benar menjadi perhatian nasional”, kata Wahid Rosidi.

Lebih lanjut Wahid Rosidi menjelaskan, sedangkan yang disebut dengan stunting yaitu, terlambatnya perkembangan anak dengan ciri-ciri tubuh anak pendek dari usia rata-rata dan berdampak pada terlambatnya perkembangan otak anak.

“Kami menekankan pola asuh anak sejak bayi di Kabupaten Blitar bisa menjadi perhatian”, tandasnya,

Rosidi menambahkan, target sosialisasi ini adalah supaya para kader Tribina, dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa bisa bergerak secara bersama menularkan pola asuh ibu hamil hingga melahirkan, Selain itu terkait pola pemberian gizi pada balita di wilayah Kabupaten Blitar, meskipun data stunting kab Blitar masih rendah dibandingkan daerah lain.

Di Indonesia ditemukan data yang terkena stunting sekitar 29 persen dari anak-anak. Sehingga Indonesia termasuk dalam satu berkembang dengan angka stunting yang tinggi.

“Tingginya stunting ini yang yang mendasari Dinas PPKBP3A Kabupaten Blitar melakukan kordinasi dan pembinaan terhadap kader Tribina, terkait pembinaan pemberian pola gizi pada ibu hamil serta pola asuh pada balita”, pungkasnya. (fzi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional