Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

Bupati Malang, Bakal Lepas Rombongan Mudik Gratis, Dishub Petakan 8 Pos Pantau

  • Selasa, 5 Juni 2018 | 17:57
  • / 21 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 72 kali
Bupati Malang, Bakal Lepas Rombongan Mudik Gratis, Dishub Petakan 8 Pos Pantau
H.Hafi Lutfi,Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang(Sur)

Memontum Malang—-Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna bakal melepas 9 bus rombongan mudik gratis dari halaman pendopo Kepanjen Sabtu (9/6/2018) atau H-7 lebaran mendatang.Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang,H.Hafi Lutfi menjelaskan,dari 9 bus itu masing-masing bervolume 50 orang penumpang untuk  berbagai kota tujuan di seputaran Jawa Timur seperti, Kepanjen-Trenggalek- Ponorogo,Kepanjen-Bangkalan-Sampang Kepanjen-Pamekasan-Sumenep,dan Kepanjen- Madiun-Ngawi. Dikatakan,ada 450 tempat duduk yang kami siapkan.

“Jumlah itu sesuai data yang saya terima dari sejumlah UPT Dishub di wilayah Kabupaten Malang dan itu tanpa harus dipungut biaya sepeserpun alias gratis”, jelas Lutfi Selasa (5/6/2018) kemarin.

Juga dijelaskan,untuk menghindari kemacetan,disisi lain Dishub  juga punya pertimbangan kenyamanan para pemudik.Salah satunya menetapkan 8 titik pos pantau di 8 UPT serta pemetaan jalan-jalan  yang akan menjadi jalur mudik Lebaran 2018. Diperkirakan, jalur Pujon, Ngantang dan Kasembon menuju Kediri dan Jombang menjadi jalur terpadat pada

arus mudik maupun balik mendatang.Karenanya, masyarakat diimbau untuk menghindari jalur tersebut. Disamping jalurnya sempit dan berbelok juga  tidak ada jalur alternatif sama sekali. “Berdasarkan pantauan petugas, ada enam titik yang berpotensial menyebabkan macet. Apalagi jika ada perbaikan jalan yang dilakukan dan belum kelar sewaktu arus mudik tiba. “Jelas menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan di jalur Kasembon, Ngantang menuju Kediri,” paparnya.

Kondisi  itu sangat dikhawatirkan pihak Dishub,karena mereka berharap,perbaikan bisa selesai dalam waktu singkat. Di sisi lain, Dishub sudah menyiapkan satu-satunya alternatif untuk mengurai dan mengurangi kemacetan.”Kamiakan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dengan melakukan buka tutup jalur jika terkadi kacetan,” tegas mantan Kepala BPBD Kabupaten Malang itu.

Dan untukwilayah Kabupaten Malang, kepadatan arus mudik 2018 diperkirakan ada di beberapa titik. Bagian Utara, yang perlu diwaspadai daerah Lawang, Singosari dan Karangploso. Dari arah Blitar biasanya kepadatan terjadi di Karangkates dan arah masuk ke Jalibar di pertigaan Talangagung.Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan di sejumlah titik tersebut,Dishub sedang melakukan kajian dan koordinasi. “Kami saat ini sedang membahasnya bersama jajaran dan instansi terkait. Langkah seperti apa itu sedang dikaji,” pungkas Lutfi(Sur/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional