Connect with us

Tulungagung

Kadis PU Tulungagung Diciduk KPK, Sekda Larang Wartawan Motret TKP

Diterbitkan

||

Ruangan Sutrisno disegel KPK yang beredar dimedsos.

Memontum Tulungagung—- Kabar OTT oleh KPK di Tulungagung kepada salah satu kepala dinas kian santer, utamanya dimedia sosial (medsos). Dugaan sementara Kepala Dinas PUTR Sutrisno diamankan KPK Rabu sore (6/6/2018) sekitar jam 18.30 WIB. Meski demikian, pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Tulungagung mengaku tidak tahu, terkait berita tersebut. 6Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang Dwi Hari mengatakan dirinya belum dapat info resmi, jika kepala dinasnya terkena OTT.

” Kami belum tahu kebenaran berita yang tersebar dimedsos dan sampai saat ini belum mendapatkan info resmi dan sampai saat ini beliau kepala dinas masih belum bisa dihubungi”, paparnya kepada wartawan. Bahkan, Dwi Hari melemparkan permasalahan ini ke kabag humas jika awak media ingin info lebih lanjut. “Mungkin teman-teman bisa koordinasi dengan Kabag Humas Pemkab Tulungagung,” terangnya.

Selain itu, saat ditanya kebenaran foto ruangan kepala dinas yang beredar di media sosial, Dwi Hari mengaku belum melihat foto tersebut. Tidak hanya itu, Dwi Hari juga melarang awak media untuk mengambil foto pintu ruangan kepala dinas yang disegel, dengan alasan takut salah. “Maaf kami tidak bisa mengijinkan karena takut salah, nanti saja kalau sudah waktunya akan kami persilahkan”, kilahnya saat didesak oleh awak media.

Senada dengan Dwi Hari, Sekda Indra Fauzi juga tidak mengizinkan awak media untuk memotret segel ruangan dari luar. “Saya tidak berani mengizinkan, silahkan tanya kepolisian saja,” tegasnya.

Sementara itu, PJ Bupati Tulungagung Jarianto membenarkan bahwa salah satu bawahannya terkena OTT. “Yang saya ketahui hanya Pak Sutrisno selaku Kadin PUTR saja, yang lain tidak ada,” katanya saat ditemui wartawan di Pendopo. Selain Sutrisno, Jarianto berkilah ada kepala dinas lain yang ikut tertangkap. Kadis Pariwisata Pemprov Jawa Timur ini menambahkan, saat ditangkap KPK, Sutrisno sedang berada di Pendopo usai mengikuti acara buka bersama Forkopimda.

“Katanya sih usai acara kemarin, tapi pastinya saya ndak tahu karena berada didalam bersama Forkopimda,” tegasnya.
Untuk diketahui, telah beredar dimedsos bahwa KPK telah menangkap salah satu kepala dinas dalam sebuah OTT. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang senilai 2 milyar dalam bentuk pecahan 100 rb dan 50 rb. Informasi yang berkembang, dugaannya ada 5 proyek jalan terkait OTT tersebut.(zul/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulungagung

UM Sosialisasikan SNMPTN/SBMPTN di Tulungagung

Diterbitkan

||

UM Sosialisasikan SNMPTNSBMPTN di Tulungagung

Memontum Tulungagung – Tim promosi Universitas Negeri Malang (UM) mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru (maba) di UM melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri, di Aula MAN 2 Tulungagung, Rabu (16/1/2019). Sosialisasi ini disampaikan dihadapan 370 siswa kelas XII, oleh Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni.

Dibanding tahun lalu, ada perbedaan signifikan pada seleksi penerimaan maba tahun 2019, yang menarik para siswa mendengarkan seksama penjelasan dari narasumber. Beberapa perbedaan tersebut, diantaranya setiap peserta diperbolehkan memilih program studi maksimal 2 (dua) dari satu PTN atau dua PTN. Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, maka secara otomatis ditolak untuk SBMPTN 2019.

Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni, bersama siswa dan guru MAN 2 Tulungagung. (ist)

Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni, bersama siswa dan guru MAN 2 Tulungagung. (ist)

Dalam SBMPTN tahun ini, peserta harus melakukan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dulu, maksimal 2 (dua) kali, baru kemudian bisa mendaftar SBMPTN. Antusias peserta sangat tinggi, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar Penerimaan Maba UM di sesi tanya jawab.

“Senang sekali sekolah bisa menghadirkan narasumber dari UM, sehingga kita bisa bertanya langsung tentang penerimaan maba disana. Saya berharap bisa diterima di UM, meski keketatan setiap prodi di UM cukup tinggi,” ungkap Aisyah, salah satu siswa kelas XII program studi IPA.

Selain menjabarkan seleksi penerimaan maba, narasumber mengajak seluruh peserta terlibat langsung dengan berinteraksi melalui games-games yang berhadiah berbagai souvenir cantik dari UM. (rhd/yan)

Lanjutkan Membaca

Tulungagung

Genjot Pendaftaran Lewat SMS Online, RSUD Bagi-Bagi Hadiah Jutaan Rupiah

Diterbitkan

||

Genjot Pendaftaran Lewat SMS Online, RSUD Bagi-Bagi Hadiah Jutaan Rupiah

Memontum Tulungagung – RSUD dr. Iskak Tulungagung tak hanya terus meningkatkan pelayanan kepada para pasien. Rumah sakit yang sudah banyak mendapat penghargaan bergengsi itu, juga mengapresiasi para pasiennya yang mendaftar melalui SMS online. Salah satu buktinya dengan memberikan reward melalui undian hadiah. Pengundian digelar pada Jumat (18/5/2018).

Ada berbagai hadiah yang diundi, misalnya hadiah hiburan, elektronik, HP, dan lain sebagainya. Hadiah utama yakni satu sepeda gunung.

“Undian dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Ini undian pertama. Berikutnya akan digelar pada November nanti bersamaan dengan HUT RSUD dr. Iskak,” ungkap Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr. Iskak, Moch. Rifai.
Pria ramah itu menyatakan, bagi masyarakat yang mendaftar ke RSUD dr. Iskak melalui SMS online, akan mendapat reward. Sebab, dengan mendaftar melalui SMS online itu, bisa membantu pihak rumah sakit untuk menyediakan berkas-berkasnya. Selain itu, bisa menentukan jadwal untuk pasien, kapan mereka harus datang dan kapan dilayani. “Dengan mendaftar via SMS online itu, membantu kami untuk mempersiapkan berkas pasien. Terutama terkait rekam medik,” katanya.

Dari data RSUD dr. Iskak, sebelum ada undian ataupun reward untuk pasien, pendaftar melalui SMS online hanya sekitar 10-15 persen dari jumlah total sekitar 700 pasien per hari. Pasca ada reward berupa undian hadiah, pendaftar melalui SMS online semakin bertambah hingga 30 persen. Pihak RSUD dr. Iskak berharap terus ada peningkatan. Targetnya yakni 80 persen pasien mendaftar melalui SMS online tersebut. Dengan begitu, target rumah sakit untuk pelayanan maksimal dua jam untuk pasien, bisa terpenuhi. “Sebab, rumah sakit bisa menyiapkan kebutuhan pasien terlebih dahulu, termasuk berkas-berkasnya,” jelas Rifai.

Untuk para pemenang, pihak RSUD dr. Iskak langsung menghubungi melalui telepon ataupun SMS resmi. Ini juga untuk mengantisipasi adanya penipuan. Selanjutnya para pemenang bisa menanyakan ke bagian humas termasuk pengambilan hadiah. Hadiah utama sepeda gunung, berhasil dimenangkan Surtika, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman. Nomor rekam medik 11614230. (zul)

Lanjutkan Membaca

Tulungagung

Pjs Bupati Tulungagung Pimpin Apel Operasi Ketupat Semeru 2018

Diterbitkan

||

Memontum Tulungagung—-Apel Operasi Ketupat Semeru 2018 di Tulungagung tergolong unik. Pasalnya, apel yang lazim dipimpin oleh Kapolres, kini dipimpin oleh PJ Bupati Tulungagung Dr. H. Djarianto, M.Si. Apel ini diadakan secara serentak di Indonesia dan dimulai pukul 08.00 WIB. Acara besar ini ditandai dengan apel gelar pasukan ‘Operasi Ketupat 2018’ di Monumen Nasional (Monas) dengan pimpinan Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dalam kesempatan tersebut, PJ Bupati Tulungagung mengatakan, Operasi Ketupat 2018 itu sendiri dilaksanakan selama 18 hari yang dimulai besok Kamis 07 Juni hingga 24 Juni 2018. “Operasi Ketupat 2018 dilakukan sebagai antisipasi agar pelaksanaan hari raya menjadi aman dan lancar,” paparnya kepada media usai sidak pasukan di Halaman Pemkab Tulungagung. Tidak hanya itu, Djarianto juga mengapresiasi semangat tim gabungan untuk tugasnya nanti. “Saya kasihan sama Polisi, TNI, Dishub dan Satpol PP,” ujar PJ Bupati Tulungagung, Djarianto

Bukan tanpa alasan dirinya berkata begitu. Pasalnya, institusi yang disebutnya tadi harus rela tidak merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga.

Hal itu dilakukan lantaran mereka harus melaksanakan tugas menjaga kelancaran dan keselamatan masyarakat selama Idul Fitri ini.

“Karena mereka harus bertugas menjaga keselamatan dan kelancaran arus mudik serta arus balik pada Idul Fitri ini,” tambah Djarianto.

Dalam operasi nantinya, petugas keamanan gabungan mengemban tugas untuk kelancaran lalu lintas dan pengamanan tempat ibadah. Pengamanan yang melekat kepada masyarakat dilakukan untuk melancarkan pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

Selain itu para petugas keamanan juga turut menghimbau tentang Kamtibmas agar masyarakat agar selalu wasapada dan antisipasi saat bepergian memastikan di rumah telah aman dengan mengecek kompor dan aliran listrik.

“Target Operasi Ketupat 2018 nanti adalah pengamanan arus mudik dan arus balik serta pengamanan tempat ibadah pelaksanaan sholat Idul Fitri serta Kamtibmas,” ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar SIK saat wawancara.

Kegiatan apel gelar pasukan kali ini juga diselingi dengan kegiatan pemusnahan barang bukti kasus minuman keras (Miras), Narkoba dan perjudian. Semua barang bukti dihancurkan di halaman Pemkab Tulungagung.(zul/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Terpopuler