Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Diduga Depresi Karena Sakit, Tewas Gantung Diri

  • Kamis, 7 Juni 2018 | 16:37
  • / 23 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 87 kali
Diduga Depresi Karena Sakit, Tewas Gantung Diri
kondisi kirhan saat ditemukan. (Ist)

Memontum Kota Malang—-Zainul Arifin (52) warga Jl Jendral Basuki Rahmad II, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 20.15, ditemukan tewas gantung diri di tangga lantai II yang menghubungkan ke lantai 3 rumahnya.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsekta Llojen hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan. DIduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena deprisi akibat sakit pada bagian kaki yang tak kunjung sembuh.

Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa sebelum kejadian Zainul masih sempat berbuka puasa bersama keluarga. Saat itu sama.sekali tidak ada gejala keanehan dan bahkan Zainul juga sempat Sjolat Magrib di Masjid. Selanjutnya dia pulang dan sendirian du rumah. Sebab Sri Astuti (48) istrinya dan M Arief (28) anaknya berangkat Sholat Terawih.
Sekitar pukul 19.30, M Arief pulang ke rumah.

Baru sekitar pukul 19.44 , disusul Sri Astutik pulang ke rumah. Saat itu Sri mengira mengira kalau Zainul, suaminya masih tadarusan di Masjid. Sekitar pukul 19.50, Arief berpamitan mengantar istrinya untuk berobat. Baru sekitar pukul 20.15, Sri Astuti mendapat telp dari Taufiqurahman, salah satu anaknya. Saat itu Taufiq mengatakan kalau ayahnya tidak menjawab telp. Tak lama kemudian, Taufiq kembali telp hingga terdengar nada dering telp milik Zainul di lantai II.

Sri kemudian naik ke lantai II untuk melakukan pengecekan. Saat itulah dia akhirnya mendapati suaminya sudah dalam kondisi gantung diri. Lehernya terikat tali tampar warna biru. Terang saja kejadian itu membuat Sri Astutik langsung shock. Dia kemudian turun dan meminta tolong warga sekitar. Dari hasil penyelidikan sementara korban tewaa murni gantung diri. Sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan, petugas kepolisian mendapat informasi bahwa sejam 2 bulan ini korban mengalami sakit saraf pada bagian kaki. Bahkan informasinya sudah 5 hari ini Zainul bilang ke istrinya untuk mengiklaskan kepergiannya. Jenazah Zainul sempat di bawa ke kamar mayat RSSA Malang, namun pihak keluarga tidak menghendaki otopsi.

Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni SH membenarkan adanya penemuan itu. ” tidak ditemukan surat wasiat pada diri korban. Namun dari keterangan saksi, korban menderita sakit pada bagian kakinya sejak 2 bulan lalu,” ujar Ipda Marhaeni. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional