Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Longsor di TPA Supit Urang, 150 Personil Gabungan Dikerahkan Cari Korban

  • Kamis, 12 Juli 2018 | 13:53
  • / 28 Syawal 1439
Longsor di TPA Supit Urang, 150 Personil Gabungan Dikerahkan Cari Korban
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH dan tim penyelamatan (ist)

Memontum Kota Malang—–Pencarian terhadap Agus Sujarno (45) warga Dampit, Kabupaten Malang yang sehari-harinya mengontrak di sebuah perumahan di kawasan Gandul, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terus dilakukan. Pencarian di hari ke 2 yakni Kamis (12/7/2018) hingga pukul 12.21, Agus belum juga berhasil ditemukan dalam longsoran sampah di TPA Supit Urang

Tentunya karena faktor lokasi yang cukup curam dan juga kerawanan longsor. Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK Mh dan Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta, Kamis pagi audah tampak di lokasi melakukan pencarian bersama anggotanya.

” Untuk pencarian ini ada tim gabungan dari Basarnas, TNI, Dinas Kesehatan 119 dan rekan lainnya yang tergabung dalam tim penyelamatan longsor. Ada 150 personil yang saat ini ikut dalam pencarian,” ujar AKBP Asfuri.

Proses pencarian tubuh Agus. (ist)

Proses pencarian tubuh Agus. (ist)


Karena sulitnya medan, pencarian juga harus dilakukan dengan sangat berhati-hati. Termasuk mencari cara supaya tidak kembali terjadi longsor sampah susulan yang bisa membahayakan tim dalam melakukan pencarian.

“Menginggat kondisi tkp sulit dan terjal, maka langkah langkah saat ini dilakukan penimbunan tanah di lokasi supaya bisa dilewati dan tidak labil tanahnya. Sampah yang tinggi kita tarik ke dalam supaya tim tidak terkena longsoran. Untuk sementara dalam proses pencarian pemulung tidak boleh masuk ke lokasi. Lokasi kita sterilkan,” ujar AKBP Asfuri.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 13.00, longsor. Dalam peristiwa ini, seorang pemulung Agus Sujarno (45) warga kawasan Dampit, Kabupaten Malang/ kontrakan di perumahan kawasan Gandul, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, tertimbun reruntuhan sampah.

Informasi Memontum.com bahwa siang itu Agus dan teman-temannya sesama pemulung mencari rosokan di kawasan TPA Supit Urang. Saat itu posisinya berada di bagian bawah TPA Supit Urang. Namun sekitar pukul 13.00, tumpukan yang berada di atas Agus dan teman-temannya longsor.

Mengetahui kejadian itu para pemulung berlarian menyelamatkan diri. Namun sayangnya Agus yang berada paling dekat lokasi tidak berhasil kabur. Tubuhnya tertimbun tumpukan sampah. “Siang saya mencari rosokan di bawah bersama korban. Namun tiba-tiba sumpah longsor,” ujar Miskan (35) pemulung warga Rawisari, Supit Urang.

Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Sukun hingga petugas swgwra menuju lokasi. Kini pihak kepolisian bersama tim relawan masih terus melakukan pencarian. Pencarian cukup sulit dikarenakan kendala medan lereng dan tumpukan sampah. PLT Walikota Malang Drs Sutiaji, juga terlihat di lokasi. Hingga Pukul 16.00, petugas dan tim relawan masih terus melakukan pencarian. Alat berat juga tidak bisa turun dikarenakan lokasinya di lereng curam.

“Laporan dari teman-teman DLH (Dinas Lingkungan Hidup) lahan di lokasi adalah lahan yanh rawan. Nantinya kedepannya akan dikasih tanda-tanda khusus seperti papan tulisan peringatan rawan. Ada tanda khusua zona rawan. Sekiranya nanti pemulung tidak mendekati zona rawan yang berbahaya,” ujar Sutiaji. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional