Connect with us

Banyuwangi

Berdalih Sewa Kendaraan, Ternyata…..

Diterbitkan

||

Tersangka Susiani berikut barang bukti kendaraan yang digelapkan, di Polsek Kota Banyuwangi.

Memontum Banyuwangi Aksi tipu-tipu tiga unit sepeda motor, Susiani (35) warga Dusun Lugonto RT 02, RW 02, Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, berujung masuk bui Rumah Tahanan Polsek Kota Banyuwangi, Kamis (12/7/2018).

Sekitar bulan Juni 2018, Susiani mendatangi rumah korban Jamhari (59) warga Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi berniat menyewa 3 (tiga) sepeda motor. Dalam perjanjiannya menyewa selama 10 hari, dan membayar uang sewa sepeda motor persatu unit kendaraan sebesar Rp.20ribu. tiga kendaraan yang disewa oleh Susiani tersebut yakni, Yamaha N-MAX warna putih, Nopol P 6085 XA, Vario warna hitam Nopol P 4553 XC dan Vario warna hitam Nopol P 2663 XA

“Sesuai kesepakatan, Tersangka Susiani membayar uang sewa perunitnya perharinya Rp.20 ribu, untuk sewa 10 hari untuk 3 kendaraan, tersangka membayar Rp.600 ribu, tapi tersangka saat ditagih yang sewanya, selalu menghindar,”ujar Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP. Ali Masduki, Jum’at (13/7/2018)

Korban merasa jengkel dengan sikap Susiani, pasalnya setiap mendatangi rumah tersangka, selalu tidak ditemui, bahkan nomor handphonenya sudah tidak aktif lagi.

Dan yang paling menjengkelkan, lanjut Kapolsek Kota Banyuwangi, tiga kendaraan miliknya yang disewa tersangka tidak ada dirumahnya. Rasa curiga terhadap tersangka mulai timbul, yang akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Kota Banyuwangi.

“Karena ditelpon tidak pernah aktif, dan kendaraan miliknya tidak ada dirumah penyewa, akhirnya, Jamhari melaporkan kasus ini ke Polsek Kota Banyuwangi,”ujar Kapolsek Kota Banyuwangi.

Atas laporan tersebut, kata Banyuwangi 1, sapaan Kapolsek Banyuwangi, pihaknya langsung melakukan penangkapan terduga kasus penipuan dan Penggelapan tersebut. Dan petugas berhasil mengamankan satu kendaraan untuk dijadikan barang bukti, yakni 1 unit Yamaha N-Max warna putih Nopol P 6085 XL,

“Satu tersangka dugaan penipuan dan penggelapan berikut barang bukti sudah kami amankan,”terangnya.

Akibat perbuatannya, terduga penipuan dan penggelapan ini diancam pasal 372 dan 378 KHUP dengan ancaman hukumannya diatasi 5 tahun penjara

“Saat ini terduga kami amankan, dan kami tahan di Rutan Polsek Kota Banyuwangi,”tandas AKP. Ali Masduki.(ras/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banyuwangi

Ini Susunan Lengkap AKD DPRD Kabupaten Banyuwangi 2019 – 2024

Diterbitkan

||

H.Susiyanto (Ketua BADAN KEHORMATAN)

Memontum Banyuwangi – Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Banyuwangi periode 2019 – 2024 telah disahkan dalam rapat paripurna internal, Rabu (25/09/2019) siang.

Rapat paripurna pengesahan AKD dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ruliyono,SH, didampingi Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, SE dan dua Wakil DPRD lainnya, H Muhammad Ali Mahrus serta Michael Edy Hariyanto,SH.

Irianto,SH (Ketua KOMISI I) copy

Irianto,SH (Ketua KOMISI I)

Hj.Mafrochatin Ni'mah (Ketua KOMISI II )

Hj.Mafrochatin Ni’mah (Ketua KOMISI II )

Emy Wahyuni Sri Lestari (Ketua KOMISI III)

Emy Wahyuni Sri Lestari (Ketua KOMISI III)

Salimi (Ketua KOMISI IV)

Salimi (Ketua KOMISI IV)

Sofiandi Susiadi,A.Md (Ketua BAPEMPERDA)

Sofiandi Susiadi,A.Md (Ketua BAPEMPERDA)

 

Berikut susunan lengkap AKD di DPRD Kabupaten Banyuwangi. KOMISI I, Membidangi Hukum, Pemerintahan, Politik dan Ormas :

 

1. Irianto.SH (F-PDI-Perjuangan) Ketua.
2. Priyo Santoso.SH (F-PKB) Wakil Ketua.
3. Drs. Moh. Padil (F-Nasdem) Sekretaris.
4. Petemo (F-PDI-Perjuangan) Anggota.
5. Ficky Septalinda (F-PDI-Perjuangan)
6. H.A.Munif Syafa’at.L.C.M.EI (F-PKB)
7. Riccy Antar Budaya,SH.M.Kn (F-Demokrat)
8. Marifatul Kamilah.SH (F-Golkar-Hanura)
9. Abdul Ghofur (F-Gerindra-PKS)
10. Drs.H.Suprayogin (F-Gerindra-PKS)
11. Syamsul Arifin.SH (F-PPP)

KOMISI II, Membidangi Perekonomian dan Pertanian :

1. Hj.Siti Mafrochatin Ni’mah, S.Pd.MM (F-PKB) Ketua
2. Hj. Yusieni (F-Demokrat) Wakil Ketua.
3. Drs,Suyatno (F-Golkar-Hanura) Sekretaris.
4. Hadi Widodo SP (F-PDI-Perjuangan) Anggota.
5. H.Sugirah SPd Msi (F-PDI-Perjuangan)
6. Ahmad Masrohan (F-PDI-Perjuangan)
7. H.Susiyanto (F-PKB)
8. Fadhan Nur Aripin (F-Demokrat)
9. Sri Wahyuni (F- Gerindra-PKS)
10. Ali Mustofa, AMd (F-Nasdem)
11. Agung Setyo Wibow0 (F-Nasdem)
12. Drs. Syarohni (F-PPP)

KOMISI III, Membidangi Keuangan dan Kesejahteraan Rakyat :

1. Emy Wahyuni Dwi Lestari (F-Demokrat) Ketua.
2. H. Hasanuddin (F-PPP) Wakil Ketua.
3. Wagianto (F-PDI-Perjuangan) Sekretaris.

 

Lanjutkan Membaca

Banyuwangi

AKD DPRD Banyuwangi 2019 – 2024 Ditetapkan

Diterbitkan

||

Suasana Sidang Paripurna Alat Kelengkapan DPRD Banyuwangi. (ist)

Memontum Banyuwangi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi secara resmi menetapkan susunan keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), melalui rapat paripurna internal, Rabu (25/09/2019) siang. Pembagian pimpinan AKD lebih mengutamakan azas kebersamaan dan dibagi secara proporsional.

Wakil Ketua DPRD, Ruliyono,SH mengatakan, meski sempat terjadi debatable, pembentukan AKD DPRD Banyuwangi berjalan cukup demokratis. Tujuh fraksi di DPRD Banyuwangi lebih mengutamakan musyawarah mufakat dan kebersamaan dalam pembagian pimpinan AKD.

“Rapat paripurna pembentukan AKD tadi cukup bagus, demokratis dan proporsional, “ ucap Ruliyono saat dikonfirmasi awak media.

Menurut Ruliyono, berdasarkan petunjuk dari Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Setda Propinsi Jawa Timur. Penetapan AKD tidak harus menunggu pengesahan Peraturan DPRD tentang tatib, namun harus disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD kabupaten, kota dan DPRD propinsi.

Dan peraturan DPRD tentang tatib juga tidak bisa disahkan sebelum mendapatkan rekomendasi dari pemerintah Propinsi Jawa Timur.

“ Sesuai petunjuk Biro Administrasi Pemerintahan dan Otda Pemprop Jatim di Surabaya, penetapan AKD tidak harus menunggu pengesahan tatib, tapi harus disesuaikan PP No. 12 tahun 2018, “ jelas Ruliono.

Setelah AKD ditetapkan, langkah selanjutnya Badan Musyawarah (Banmus) akan menggelar rapat perdana untuk menjadwalkan kegiatan dewan, seperti penyusunan Rancana kerja (Renja) DPRD, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran.

Sementara (PPAS) APBD tahun 2020 dan beberapa program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2019 yang belum sempat dibahas. (tut/oso)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Lowongan Pekerjaan Memontum
Advertisement Iklan SemarakHUT RI PDAM Banyuwangi
Advertisement Iklan Cukai Pemkot Probolinggo
Advertisement Iklan BNN Kota Malang
Advertisement Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri polinema
Advertisement Terkunci Pandemi Corona
Advertisement

Terpopuler