Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
iklan Ucapan Partai Demokrat HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Gerindra HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Golkar HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Keadilan Nurani Nasional HUT Kota Batu
iklan Ucapan PDI HUT Kota Batu
iklan Ucapan KNPI HUT Kota Batu
iklan Ucapan Camat Batu HUT Kota Batu
space ads post kiri

Ditjen Kemensos Klaim Angka Kemiskinan di Indonesia Menurun

  • Kamis, 19 Juli 2018 | 09:41
  • / 6 Djulqa'dah 1439
Ditjen Kemensos Klaim Angka Kemiskinan di Indonesia Menurun

Memontum Kediri—-Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia Harry Hikmat, menyebutkan angka kemiskinan di Indonesia turun lebih cepat dari target diprogram 2019. Menurut Harry Hikmat, penurunan itu sebesar 0,30 persen dibanding pada bulan September 2017 dengan besaran angka 10,12 persen.

“Ini sesuai dengan harapan pemerintah yang awalnya ditargetkan angka kemiskinan bisa single digit di tahun 2019, ternyata harapan itu justru terwujud di tahun 2018, ” katanya saat acara Dialog Nasional mengenai peran dari program PKHdi Pendopo Kabupaten Kediri, Rabu (18/7/2018).

Yang menjadi patokan Ditjen,

jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) meningkat dari 6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahun 2017 menjadi 10 juta KPM pada tahun 2018.

Ditjen mengungkapkan beberapa program Kementerian Sosial menunjukkan capaian positif dalam penyaluran dan penyerapannya yakni salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH). “PKH menjadi salah satu instrumen dalam mengatasi permasalahan sosial dan meningkatkan status kehidupan keluarga dari tidak mampu menjadi mampu, ” tegasnya.

Salah satu cara untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan, akan mengoptimalkan peran para pendamping PKH di daerah, baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

Ditjen juga menyebutkan berdasarkan data Kementerian Sosial, jumlah penerima manfaat PKH saat ini tercatat sekitar 10 juta keluarga. Namun setelah identifikasi anggota keluarganya yang memenuhi kriteria tercatat sekitar 17.5 juta jiwa.(mid/aji/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional