Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
iklan Ucapan Partai Demokrat HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Gerindra HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Golkar HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Keadilan Nurani Nasional HUT Kota Batu
iklan Ucapan PDI HUT Kota Batu
iklan Ucapan KNPI HUT Kota Batu
iklan Ucapan Camat Batu HUT Kota Batu
space ads post kiri

DKS Launching Pakaian Khas Situbondo

  • Kamis, 19 Juli 2018 | 10:03
  • / 6 Djulqa'dah 1439
DKS Launching Pakaian Khas Situbondo
PAKAIAN KHAS SITUBONDO : kakang dan embug di tengah-tengah menggunakan pakaian khas Situbondo. (im)

Memontum Situbondo Pakaian khas Situbondo yang telah lama digodok oleh tim 9 perumus, kini telah dilaunching oleh Dewan Kesenian Situbondo (DKS) yang digelar di Peringgitan Luar Pendopo Bupati. Rabu (18/7/2018).

Pantauan Wartawan Memontum.com, pakaian tersebut dipakai oleh dua orang model, Kakang dan Embug Situbondo, dengan ditutupi jubah hitam terlebih dahulu.

Launching pakaian khas Situbondo tersebut secara simbolis dilakukan oleh Bupati Situbondo, H.Dadang Wigiarto,SH dan Wakil Bupati Situbondo, Ir.H.Yoyok Mulyadi,M.Si, dengan diawali membuka kancing jubah, dihadapan para kepala OPD dan tamu undangan yang hadir di peringgitan.

Tidak hanya memperkenalkan pakaian khas Situbondo saja, juga ada penyerahan hadiah oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekdakab dan jajaran forkopimda kepada pemenang lomba cipta lagu Situbondoan.

Bupati Situbondo, H.Dadang Wigiarto, SH dalam sambutannya mengucapkan berterimakasih kepada DKS khususnya tim perumus pakaian khas dan pendukung simpatisan lainnya. Karena tetap sabar dan telaten dalam membuat karya-karya seni dan budaya.

“Kami patut bersyukur karena DKS Situbondo berhasil menyelesaikan tugas yang kami berikan satu persatu. Saya harap tugas-tugas lainnya juga menyusul dengan sempurna,” papar Bupati H.Dadang.

Bupati H.Dadang berharap, agar pakaian khas Situbondo dapat diterima dan memberikan kemanfaatan kepada masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

“Berkelanjutan disini diterima oleh mayoritas masyarakat, digunakan dalam berbagai kegiatan nantinya,” pungkas Bupati yang sudah menjabat dua periode itu.

Sementara itu, Ketua DKS, Edi Supriyono, mengungkapkan pakaian khas Situbondo bukan pakaian asal jadi. Tapi terbentuk dari proses sarasehan yang panjang, yang melibatkan banyak pihak yang berkompeten. Pakaian khas juga bukan hanya sekedar kain pembungkus saja, namun juga sebagai identitas masyarakat Situbondo yang membanggakan dan mampu menggerakkan masyarakat kabupaten Situbondo.

“Pakaian khas ini bisa menjadi yang terakhir kali. Kami berharap Pemkab segera mematenkan pakaian ini. Karena kalau tidak dipatenkan bisa berubah-ubah lagi,”katanya.

Sekedar diketahui. Set pakaian khas Situbondo berwarna putih gading. Celana bawahan bagi laki-laki mirip dengan pesak namun dilengkapi dengan “sembong” dari kain batik motif khas Situbondo. Begitu pula dengan pakaian khas untuk perempuan, atasan berwarna putih gading dan bawahan kain batik motif Situbondo. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional