Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
iklan Ucapan Partai Demokrat HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Gerindra HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Golkar HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Keadilan Nurani Nasional HUT Kota Batu
iklan Ucapan PDI HUT Kota Batu
iklan Ucapan KNPI HUT Kota Batu
iklan Ucapan Camat Batu HUT Kota Batu
space ads post kiri

Disitus Adan Adan, Ditemukan Candi Peninggalan Kerajaan Kediri Abad 9

  • Jumat, 20 Juli 2018 | 13:11
  • / 7 Djulqa'dah 1439
Disitus Adan Adan, Ditemukan Candi Peninggalan Kerajaan Kediri Abad 9

Memontum Kediri—–Tim Peneliti Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) saat melakulan eskavasi pada Situs Adan-Adan yang berada diwiyaha Kecamatan Gurah, menemukan struktur bangunan candi dari bahan batu dan bata dengan sudut berukuran 8X8 meter pada Kamis (19/7/2018).

Eskavasi ini merupakan tahap ke tiga dalam proses penelitian yang dilakukan oleh Arkeologi di kebun durian milik Syamsuddin, sebagai upaya untuk meneliti tentang peradaban Hindu Buddha di masa Kadiri – Singasari.

Ketua tim ekskavasi dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Sukawati Susetyo mengatakan, sebelum melakukan penggalian ini ia melakukan survei di beberapa tempat di Kediri. Dari beberapa lokasi situs Adan-Adan dan situs Wonirejo ini yang potensial. ” Diarea ini ada peninggalan bentuk makara, yang masih ada dan menunjukkan bahwa ini adalah candi. Makara pasangannya kala, biasanya kan kalau direlung-relung posisinya Kala atas, makara di samping-sampingnya. Tetapi kalau yang di ambang pintu seperti di Situs Adan-Adan ini Kalanya di atas pintu candi kemudian makaranya di pintu tangga, ” katanya

Masih kata Sukawati, pada eskavasi tahap tiga ini, puslitarkenas sudah berhasil membongkar denah Situs Adan-Adan di Kecamatan Gurah dan Situs Wonorejo di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Terbukanya denah bangunan candi ini diawali dari penemuan dua buah makara sudut sebagai titik awal pencarian, temuan lain berupa, kepala kala berukuran besar. “Kita sudah mengetahui denah dan sudut sudutnya 8X8 meter. Penemuan ini berdasarkan makara yang sudah ada kita tarik garis ke timur. Biasanya di jarak dua meter dari situ ada. Ternyata benar. Di arah tenggara juga ada. Tetapi apakah denahnya itu segi empat atau segi 12, kita belum mengetahui,” ungkapnya.

Sedangkan di Situs Wonorejo, berupa struktur bangunan patirtan dari bata yang ditengarai tersambung langsung dengan sungai yang ada di sekitarnya. Bangunan patirtan yang disebut sebuah embung ini memiliki keterkaitan langsung dengan Candi di Adan-Adan yang letaknya tidak terpaut jauh. Kedua bangunan sejarah ini diyakini peninggalan zaman Kerajaan Kediri atau Mataram Kuno di abad ke-9 hingga 10.(aji/mid/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional