Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
iklan Ucapan Partai Demokrat HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Gerindra HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Golkar HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Keadilan Nurani Nasional HUT Kota Batu
iklan Ucapan PDI HUT Kota Batu
iklan Ucapan KNPI HUT Kota Batu
iklan Ucapan Camat Batu HUT Kota Batu
space ads post kiri

Konser Reuni Ex Elpamas, Berharap Malang Kembali Jadi Barometer Musik Indonesia

  • Senin, 23 Juli 2018 | 12:20
  • / 10 Djulqa'dah 1439
Konser Reuni Ex Elpamas, Berharap Malang Kembali Jadi Barometer Musik Indonesia
Totok Tewel turut memeriahkan reuni Ex Elpamas. (mg3)

Memontum Kota Malang—-Reuni Ex Elpamas, salah satu band ternama di era 80-an, berlangsung meriah di Anang Karaoke, Malang, Sabtu (21/7/2018), yang diramaikan oleh band Ex Elpamas, gitaris terkenal Totok Tewel, Black Stallion dan Evolution-X. Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini langsung ramai pengunjung, yang didominasi musisi bergenre rock.

Turut hadir Kapolres Kota Malang AKBP Asfuri, SIK. MH, manager pertama Elpamas Anthony, dan beberapa tamu undangan lainnya. Dukungan juga ditunjukkan dengan kehadiran musisi luar kota Malang, diantaranya musisi Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan, dan lainnya.

Elpamas bernyanyi bersama Black Stallion dan Evolution-X. (mg3)

Elpamas bernyanyi bersama Black Stallion dan Evolution-X. (mg3)

Perhelatan pertama reuni Ex Elpamas pada Juli 2018 merupakan wujud dari angan-angan yang sudah hampir dua tahun belum bisa terealisasikan. Perlu diketahui, Elpamas adalah sebuah band yang berasal dari Pandaan. Meski sempat dianggap remeh karena berasal dari kota kecil, band ini mampu meraih Juara III pada Festival Rock Indonesia 1984. “Yang penting bener dan niat, kita berhasil,” terang Anthony.

Para punggawa band Elpamas, diantaranya Didik Sucahyo (bass), Didik Kompol (gitar), Tony (drummer), Dulah Gowie (vokalis), dan almarhum Issom (Keyboard). Atas prestasinya, band ini pernah diajak tour oleh sang promotor, Log Zelebour.

Museum Musik Indonesia (MMI) juga telah memberikan apresiasi kepada Elpamas. Pasalnya, album-album Elpamas tersimpan di Museum Musik Indonesia, termasuk album legendarisnya, Pak Tua. Sampai saat ini, para pemain Ex Elpamas masih tetap aktif di belantika musik tanah air maupun mancanegara. Hal ini dapat dilihat dari Didik Sucahyo yang kini mempunyai sekolah musik dan aktif dalam band The Raspers di Belanda.

Acara konser reuni Ex Elpamas menjadi hiburan untuk mengobati kerinduan pada band era 80-an tersebut, terutama bagi pecinta musik rock. Tak hanya dapat menikmati lagu-lagu dari Elpamas, pecinta musik rock generasi 70-an juga dapat menikmati lagu-lagu top hits dari Pink Floyd, ELP, Deep Purple, Rainbow dan Uriah Heep. Istimewanya, generasi 80-an ke atas juga disuguhi karya-karya dari musisi dunia, seperti Michael Jackson, Nirvana, Rush, dan Van Halen.

Mereka juga berharap perlu adanya ajang musik yang mampu menampung bakat-bakat pemuda agar bisa melestarikan musik di Indonesia. “Saya menginginkan teman-teman di Malang yang masih muda-muda bisa meneruskan Malang sebagai barometer musik,” pungkas vokalis Elpamas, Dulah Gowie. (mg2/mg3/rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional