Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Polinema dan Divif II Kostrad Kerjasama Diklat Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan

  • Kamis, 26 Juli 2018 | 18:40
  • / 13 Djulqa'dah 1439
Polinema dan Divif II Kostrad Kerjasama Diklat Kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan
Penandatanganan MoU antara Polinema dan Divif II Kostrad. (rhd)

Memontum Kota Malang—-Politeknik Negeri Malang (Polinema) menjalin kerjasama dengan Divisi Infantri II Kostrad, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM, dengan Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq, di ruang rapat pimpinan (rapim) Polinema, Kamis (26/7/2018). Ada banyak hal yang dituangkan dalam kerjasama tersebut.

Salah satunya kegiatan diklat kedisiplinan dan wawasan kebangsaan (wasbang) kepada 3.300 mahasiswa baru (maba) saat Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2018. Tahun ini, Polinema menargetkan sekitar 3.300 mahasiswa baru, yang akan melengkapi total 10.000 mahasiswa dari 17 jurusan dan 23 prodi.

Direktur Polinema dan Pangdivif II Kostrad menunjukkan MoU antara Polinema dan Divif II Kostrad

Direktur Polinema dan Pangdivif II Kostrad menunjukkan MoU antara Polinema dan Divif II Kostrad

“Total ada 10.000 mahasiswa yang ada di kampus Polinema Malang, itu termasuk S2. Jika ditotal dari luar wilayah lebih dari 12.000 mahasiswa. Pelatihan kedisiplinan sangat berpengaruh luar biasa. Termasuk wawasan kebangsaan, salah satunya untuk menangkal radikalisme. Tak hanya mahasiswa, kedepannya juga untuk dosen untuk merefresh wasbang. Sebab dengan kedisplinan, Polinema bisa maju seperti ini,” jelas Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM, dalam sambutannya.

 Jajaran petinggi Polinema dan Divif II Kostrad. (rhd)

Jajaran petinggi Polinema dan Divif II Kostrad. (rhd)

Ditambahkan Awan, masa pembekalan kedisplinan dan wasbang dilakukan selama satu minggu, dengan materi latihan dasar kedisiplinan. “Kerjasama ini tak hanya pembekalan latihan dasar kedisplinan, tapi juga kerjasama lainnya. Seperti memberikan wadah bagi prajurit dan anggota keluarga TNI untuk kuliah di Polinema,” jelas Awan.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq mengatakan, latihan dasar kedisplinan itu perlu. Ibarat senjata secanggih apapun jika manusia yang memegang senjata tidak tepat akan berbahaya. Maka manusianya harus lebih baik dari senjatanya.

Salam komando kedua institusi. (rhd)

Salam komando kedua institusi. (rhd)

“Latihan dasar kedisplinan perlu. Ini bukan wajib militer. Namun dengan kedisplinan, tujuan akademik akan tercapai dengan baik.
Nanti selama 7 hari kami akan memberikan pembekalan. Program sudah tersusun dalam SOP sebagaimana kebutuhan dasar kedisplinan. Walau singkat, maba akan paham apa itu disiplin. Seperti UU 3 / 2002 tentang sistem pertahanan semesta, seluruh rakyat Indonesia dilibatkan dalam pertahanan negara. Ini adalah salah satu implementasi dan sinerginya,” jelas Marga Taufik.

Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM memberikan sambutan selamat datang. (rhd)

Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM memberikan sambutan selamat datang. (rhd)

Ada 2 jenis materi yang akan diberikan, yaitu materi praktek dan materi pengetahuan. Materi praktek lebih dititikberatkan pada kebersamaan, sedangkan materi pengetahuan untuk mempertebal nasionalisme cinta NKRI.

“Alasan dilaksanakan di Kostrad, akan memberikan gambaran bahwa disiplin terbentuk juga dari lingkungan. Sebulan yang lalu, kami mengadakan Kemah Bakti Pemuda, yang diikuti pelajar, mahasiswa, dan pemuda dari masyarakat dan komunitas. Hasilnya sangat luar biasa mereka rasakan,” terang Pangdivif. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional