Connect with us

Kota Malang

Maknai Hari Pahlawan, Nelly Yahya, Bunda Heri dan Moreno Ziarah ke TMP Suropati

Diterbitkan

||

Ziarah ke makam mantan Walikota Malang, Kol Soegiyono. (rhd)

Memontum Kota MalangAda hal menarik ketika Nelly Yahya, Bunda Heri, dan Moreno Soeprapto hadir bersama dalam Apel Hari Pahlawan dan Ziarah Pahlawan yang digelar oleh Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP), di Taman Makam Pahlawan Suropati, kota Malang, Jum’at (10/11/2017) menjadi bisik-bisik bagi peserta apel yang hadir.

Selain SAPMA Pemuda Pancasila, nampak pula sejumlah petinggi dan pengurus Partai Gerindra kota Malang, dan sekitarnya, yang diboyong Moreno dalam acara tersebut. Usai berdoa bersama di makam mantan Walikota Malang Kol Soegiyono, dan HM Soesamto, serta Mayor TNI Hamid Roesdi, ketiganya langsung diserbu awak media.

“Kami hadir disini karena panggilan hati sebagai generasi muda, yang wajib menghormati dan menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsa, dengan apel dan ziarah. Kebetulan saya bersama sahabat dan orang tua kami, yakni Bunda Heri dan Bang Moreno, datang untuk nyekar atau ziarah sebagai bentuk penghormatan kami kepada para pahlawan,” jelas pemilik nama lengkap Layli Fitria Liza Min Nelly, kepada memontum.com

Ketika disinggung kehadiran bersama sebagai bentuk koalisi menjelang Pilwali 2018, Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang ini menjawab diplomatis.

Bunda Heri, Moreno dan Nelly Yahya, saat menjawab pertanyaan awak media. (rhd)

“Secara hati kami bersahabat dan cocok. Saya belajar banyak dari Bunda Heri untuk bersama dan saling support, sementara Bang Moreno saya mendapat banyak masukan. Intinya kami cocok dan saling support,” tandas Nelly Yahya.

Tentunya jawaban diplomatis Nelly mengisyaratkan, apapun manuver politik yang terjadi dalam Pilwali 2018. Kemungkinan besar ketiganya akan saling support siapapun yang akan maju menjadi kandidat. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai peluang, salah satunya isyarat generasi muda sebagai penerus perjuangan.

“Kegiatan ini sangat baik sekali, kami semua diajak mas Moreno untuk apel bersama. Semoga arwah para pahlawan pendahulu kita diampuni dosa-dosanya dan diberikan tempat yang layak. Kami sebagai generasi tua, mas Moreno sebagai generasi muda milenial, dan mbak Nelly sebagai generasi muda asli Malang, agar bersama bersatu untuk mengisi kemerdekaan. Karena ke depan lebih berat dibandingkan saat penjajahan fisik dulu. Sebab sekarang penjajahan secara menyeluruh, seperti mental, ekonomi dan lainnya. Generasi muda jangan sampai terjajah narkoba. Mari kita jaga bersama agar pemuda dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan dan cita-cita kita bersama,” papar Bunda Heri Pudji Utami.

Apel hari Pahlawan. (rhd)

Sementara itu, Moreno yang bertindak Inspektur Upacara mengatakan, sebagai generasi penerus harus berusaha dan berjuang terus menyongsong 2045, 100 tahun Kemerdekaan RI. Semangat sikap menghargai jasa para Pahlawan dengan berkarya dan sukses merupakan bentuk persiapan generasi emas.

“Di hari Pahlawan ini, kami ingin mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Kami berkumpul bersama para komunitas pemuda, agar bersama-sama meneruskan perjuangan hingga mencapai prestasi di kancah Internasional,” terang Moreno.

Moreno menampik bahwa kegiatan ini sebagai bagian koalisi. “Kami sedang bersama-sama memperingati Hari Pahlawan di TMP Suropati Malang, bukan dalam ranah politik, tapi menjadi catatan khusus, kami memiliki semangat juang dan tujuan yang sama dalam berpolitik. Kami belum mengarah ke koalisi, sebab saat ini partai Gerindra sedang konsolidasi internal dan membuka komunikasi ke partai dan tokoh lainnya, baik di Malang maupun luar Malang,” tukas anggota DPR RI komisi III ini. (rhd/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *