Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Awas Macet! Jangan Lewati Jalur The Malang Marathon 2018

  • Sabtu, 28 Juli 2018 | 08:20
  • / 15 Djulqa'dah 1439
  • Dibaca : 239 kali
Awas Macet! Jangan Lewati Jalur The Malang Marathon 2018
Eko Sya, Paulus Oliver Yoesoef, Nurul Yakin, dan Didit, usai preskon. (rhd)

*Jalanan ditutup 04.45-10.00 WIB

Memontum Kota Malang—-Sudah lazim jika lalu lintas pada hari Sabtu-Minggu di Malang Raya menjadi langganan macet. Namun apa jadinya, jika Minggu (29/7/2018) nanti beberapa ruas jalan ditutup karena dilewati sekitar 2.000-an pelari dari 12 negara mengikuti The Malang Marathon 2018, mulai pukul 04.45 – 10.00 WIB.

Ruas jalan yang bakal dijadikan rute The Malang Marathon 2018, diantaranya Start Finish di Balaikota Malang, Kampung Warna-warni, jalan Aris Munandar, Alun-alun Kota Malang, jalan Basuki Rahmat, jalan Semeru, Stadion Gajayana, Ijen Boulevard, Ijen Nirwana Residence, jalan Raya Langsep, Sumbersari, Veteran, jalan Bandung, jalan Simpang Balapan, Besar Ijen dan kembali ke Balaikota Malang.

“Kami mohon maaf, jika masyarakat Kota Malang nanti akan kesulitan dan terjebak macet. Namun ini gawenya Kota Malang, untuk itu kami sarankan mencari jalur alternatif atau menundanya,” jelas Paulus Oliver Yoesoef, SH, Ketua Panitia The Malang Marathon 2018.

Paulus menambahkan, The Malang Marathon 2018 merupakan event pertama kali Kota Malang yang bergengsi diminati pelari asal 12 negara. Karena jalur jalan raya yang dilewati terbilang rumit dan menantang. Panitia sengaja mengambil jalur utama dan dilewatkan ikon-ikon kota Malang sebagai pengenalan Kota Malang dan destinasi wisata.

Menunjukkan kaos 21,1 k Finisher. (rhd)

Menunjukkan kaos 21,1 k Finisher. (rhd)

“Nanti akan ada pelari asing dari Kenya, Somalia, Inggris, Korea, Malaysia, Philippines, Singapore, Itali, AS, dan India. Sekitar 70 persen peserta didominasi dari Malang Raya. Dari 3 kategori yang diperlombakan menurut jarak tempuh, komposisi pesertanya 5 k sekitar 900 pelari, 10 k sekitar 700 pelari, dan sisanya pelari 21,1 k. Kami akan dibantu TNI, Dishub, Polres, Marshall, dan komunitas,” papar notaris kondang ini, didampingi Wakil Ketua Eko Sya.

Mekanisme pemberangkatan 3 kategori akan diatur dari jarak terjauh. Dimulai dari 21,1 k berangkat jam 05.00 WIB. Selanjutnya 15 menit berikutnya diberangkatkan peserta 10 k, dan disusul peserta 5 k pada 15 menit berikutnya. “Diperkirakan semua peserta akan masuk Finish jam 9.00 WIB. Bagi peserta yang memenuhi waktu yang telah ditentukan akan diberikan medali. Sedangkan bagi peserta 21,1 k akan diberikan penghargaan tambahan baju finisher, sebagai salah satu oleh-oleh kebanggaan peserta terjauh,” jelas Didit dari D&D Manajemen.

Sementara itu, Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol (Inf) Nurul Yakin, sekaligus Pembina Komunitas Lari Malang Raya (Kolamara) menyatakan momen ini didorong keinginan kuat para pelari yang ada di Malang Raya untuk mengenalkan Kota Malang kepada dunia. “Kebetulan saya hobi lari. Ketika bertugas di Malang, saya langsung mencari komunitas lari agar bisa join. Eh ternyata ada 15 klub. Akhirnya kami kumpulkan dalam Kolamara. Dan jadilah event ini. Diharapkan tahun depan terus berlangsung. Selain ada anggota TNI yang mengamankan, pelari terbaik TNI juga akan ikut menjadi peserta,” ungkap Dandim.

Disinggung tentang jumlah peserta dan kegiatan CFD yang juga dilalui jalur The Malang Marathon 2018, Paulus menjelaskan pendaftaran sistem online sudah ditutup beberapa hari sebelumnya. “Batas pendaftaran sudah ditutup. Bagi yang belum, tunggu tahun depan. Untuk CFD tetap dibuka, karena tidak semua area dilewati,” tukas Paulus. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional