Connect with us

Probolinggo

Rem Blong, Truk TNI AL Seruduk 3 Mobil dan 1 Motor

Diterbitkan

||

Mobil dan motor yang di seruduk truk TNI AL dan olah TKP petugas kepolisian. (pix)

Memontum ProbolinggoJalan raya Sukapura Kabupaten Probolinggo menjadi macet total. Kemacetan tersebut diakibatkan karena kecelakaan beruntun yang melibatkan truk TNI AL No 8201-04, Toyota Hartop L 1574 K, KIA Visto AG 1655 AA, Isuzu Panther AG 842 RF dan motor Honda Supra N 74782 QS, Jumat (10/11/2017) pagi.

 

 

Dari kejadian tersebut, mengakibatkan Rizki (15) warga Dusun Kebon Sengon Desa Sukapura Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, yang mengendarai motor mengalami luka lecet di kaki dan punggung. Sama halnya yang membonceng Rizky, Wisnu Krisna Nugroho, juga warga Sukapura, mengalami luka lecet di tangan dan kaki yang memar. Sedangkan salah satu korban, Anwar Rudi, warga Tarokan Kediri, relawan PKS, penumpang di truk AL tersebut, juga mengalami luka lecet di tangan kiri dan di kakinya.

 

Kejadian tabrakan beruntun tersebut, bermula dari kendaraan truk dinas Unimog Marinir yang dikemudikan Praka Suprayitno, membawa rombongan PKS dari Surabaya. Truk ini berjalan dari atas atau selatan, dalam kondisi mesin mati dan diduga rem truknya blong.

 

 

Karena tidak bisa dikendalikan, akhirnya menabrak mobil Jeep L 1574 KT yang sedang diparkir di bengkel menghadap ke timur milik Wisnu. Tak hanya itu, setelah menabrak Jeep kemudian lanjut menabrak mobil KIA Visto yang juga parkir menghadap ke utara yang dikemudikan Johan. Dari tabarakan tersebut, mobil Kia langsung terpelanting dan mengenai Wisnu yang sedang duduk di atas motor Supra.

 

 

Tak berhenti disitu, truk masih berjalan dan menghantam Panther yang sedang parkir menghadap ke utara yang dikemudikan Agus. Dari hantaman tersebut, mobil Panther terpelanting hingga mengenai Risky yang sedang duduk di atas Yamaha F1Z di badan jalan sebelah barat.

 

 

Pasca kejadian ini, semua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sukapura dan korban yang mengalami luka serius di bawa ke RSU Wonolangan, Dringu Kabupaten Probolinggo. Sementara dari kejadian ini masih dilakukan olah TKP yang dilakukan Regu Unit Laka Lantas Polres Probolinggo.

 

Menurut Brigpol Tri Mulyono, petugas Unit Laka Polres Probolinggo mengatakan, kecelakaan ini diduga karena rem blong. “Kecelakaan ini masih diduga karena rem dari truk blong. Yang mengakibatkan kecelakaan beruntun ini,” terangnya.

 

 

“Untuk sementara kami lakukan olah TKP dulu dan menanyakan para saksi. Proses lebih lanjutnya, untuk para korban sudah dibawa ke Puskesmas Sukapura dan yang luka langsung dibawa ke RSU Wonolangan Dringu,” tambahnya. (pix/yan)

 

Pemerintahan

Wali Kota Serahkan Penghargaan Keltana

Diterbitkan

||

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, menyerahkan penghargaan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) kepada Kelurahan Sukoharjo.
Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, menyerahkan penghargaan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) kepada Kelurahan Sukoharjo.

Memontum Kota Probolinggo – Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, menyerahkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (20/10) tadi. Penghargaan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) tingkat Pratama Provinsi Jatim itu, diberikan kepada Kelurahan Sukoharjo.

Wali Kota Probolinggo, dalam pemberian penghargaan tersebut, berharap agar prestasi itu bisa diikuti kelurahan lain.

“Kepada Kalaksa BPBD, Pak Gito (Sugito Prasetyo), semua kelurahan di Kota Probolinggo, harus bisa siap seperti Sukoharjo. Semua harus menjadi Kelurahan Tangguh Bencana,” pesan Wali Kota, Habib Hadi, dalam penyerahan penghargaan yang dilakukan di Aula Kelurahan Sukoharjo di Jalan Lumajang.

Masih menurut Habib Hadi, Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) adalah kelurahan yang memiliki kemandirian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Serta, mampu memulihkan diri dengan cepat setelah bencana terjadi.

“Alhamdulillah, Kelurahan Sukoharjo sudah membuktikan warganya terlibat dalam berperan aktif dalam kebencanaan. Mudah-mudahan, ini bisa ditiru kelurahan lain di Kota Probolinggo. Karena semangat kebersamaan inilah, kunci dari keberhasilan,” imbuh Habib Hadi.

Wali kota pun mengapresiasi warga dan seluruh elemen di Kelurahan Sukoharjo, yang terlibat atas kesuksesan ini. Piala dan penghargaan yang diterima di Grahadi, akhirnya diserahkan kepada Lurah Sukoharjo dan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB).

“Penghargaan ini sebagai spirit saling bahu membahu untuk Kota Probolinggo. Tentunya, pada masing-masing kelurahan punya potensi, tantangan dan rintangan. Maka, jadikan itu sebagai semangat tapi jangan terlena karena ada hal-hal yang harus diantisipasi,” jelasnya. (kom/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Probolinggo

Para Pejabat Pemkot Senam Cerdik di Bunderan Glaser

Diterbitkan

||

Para pejabat di kalangan Pemkot bersama sejumlah pegawai melakukan olah raga senam cerdik di bunderan Gladak Serang (Glaser), Senin (19/10/2020).
Para pejabat di kalangan Pemkot bersama sejumlah pegawai melakukan olah raga senam cerdik di bunderan Gladak Serang (Glaser), Senin (19/10/2020).

Memontum Probolinggo – Dalam mengedukasi masyarakat supaya lebih rajin berolahraga di masa pandemi Covid 19, Pemkot Probolinggo mempunyai cara tersendiri. Seperti yang terlihat tadi pagi, nampak para pejabat di kalangan Pemkot bersama sejumlah pegawai melakukan olah raga senam cerdik di bunderan Gladak Serang (Glaser), Senin (19/10/2020).

Bunderan Glaser merupakan salah satu ikon baru Kota Probolinggo. Banyak masyarakat yang beraktifitas disana, seperti jogging, jalan santai, nongkrong hingga jadi titik kumpul para komunitas gowes.

“Manfaatkan Glaser untuk kegiatan positif. Kami senam disini karena banyak masyarakat yang melintas, harapannya bisa menjadi contoh agar mereka ikut senam untuk meningkatkan imun ditengah pandemi,” ajak Walikota.

Senam cerdik juga diikuti Sekda drg Ninik Ira Wibawati, para asisten, staf ahli, kepala OPD dan pegawai di OPD terdekat dari Glaser yaitu Dispenduk Capil dan DKUPP. Tak lupa, senam tersebut juga menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker.

“Senam cerdik yang dilakukan ditempat terbuka bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar,t idak hanya pada kalangan ASN saja. Sementara itu, di lingkungan Pemkot Probolinggo sendiri senam cerdik dilaksanakan setiap hari Senin sampai Kamis,” terang Kepala Disdukcapil, Sukam. (geo/mzm)

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler