Memontum.Com

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS

Duel Berdarah PKL Alun-alun Kota Batu, 3 Orang Kritis

  • Kamis, 9 Agustus 2018 | 17:43
  • / 27 Djulqa'dah 1439
Duel Berdarah PKL Alun-alun Kota Batu, 3 Orang Kritis
Korban saat dilarikan ke RS

Memontum Kota Batu—Perselisihan pedagang kaki lima (PKL) usai relokasi masih menyisahkan permasalahan antara PKL. Puncaknya malam kemarin, Rabu (8/8/2018) pukul 22.30 WIB, empat PKL terlibat perselisihan hingga mengakibatkan luka bacok dan dua PKL dilarikan ke IGD RS Hasta Brata.

Kedua korban yang dilarikan ke RS bernama Surya Candra dan Rendra Oni Fernando (anak Surya Candra) asal Kampung Kali Putih, Kelurahan Sisir penjual Sate Malaysia di Jalan Kartini. Kemudian satu korban lagi adalah Kristian Adi Chandra merupakan penjual Ceker Pedas di Jalan Munif asal Perumahan Wilis, Kelurahan Sisir mengalami luka tusuk di bagian paha sedalam 3 Cm.

Usai dibawa ke RS, para PKL lain menduga pelaku pembacokan adalah Kristian Aris adik dari Kristian Adi Candra saat ini masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polres Batu. Salah satu saksi, Bambang jukir di TKP menceritakan jika pembacokan terjadi karena Kristian Adi Chandra dan adiknya Kristian Aris sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban saat dilarikan ke RS

Korban saat dilarikan ke RS

” Saya tidak tahu secara pasti kejadian seperti apa. Tiba-tiba ada dua korban yang terjatuh akibat dibacok. Kemudian saya bawa ke RS Hasta Brata,” ujar Bambang kepada Memontum.com (Grup Harian Pagi Memo X).

Suasana Alun-alun yang sempat mencekam pun kembali normal beberapa saat. Pantauan Memontum.com dari berbagai informasi yang didapat dari PKL Alun-Alun Batu yang saat ini berada di RS Hasta Brata menjelaskan, jika ada perselisihan antara semua PKL Kota Batu dengan kedua pelaku Kristian Adi Candra dan adiknya Aris usai relokasi.

“Sebelumnya para pedagang telah mengingatkan Kristian Adi Candra dan adiknya Kritian Aris agar berjualan di tempat yang telah disepakati oleh semua pedagang. Namun mereka tetap saja berjualan di Jalan Munif,” terangnya.

“Memang keduanya dikenal arogan dan mengaku dekat dengan beberapa orang pemerintahan. Tapi disalahgunakan dia semena-mena dengan PKL/pedagang lain, ” sambungnya.

Sebelumnya, Pemkot Batu telah merelokasi PKL Alun-Alun Batu untuk berjualan di Jalan Kartini dan di bawah food court atau depan Gor Genesha. Sedangkan untuk Jalan Sudiro dan Jalan Munif harus dikosongkan dari PKL.

Terpisah, AKBP Budi Hermanto Kapolres Batu menjelaskan jika permasalahan yang melibatkan PKL Alun-Alun Batu tersebut karena relokasi tempat. Sehingga ada beberapa PKL yang tidak mendapat bagian tempat dan akhirnya nekat berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan.

“Polsek dan Polres telah menindak lanjuti kejadian ini. Ada tiga korban. Dua yang terkena bacok bagian kepala kakak beradik yang sedang dirawat di RS Hasta Brata. Satu lagi korban atau terduga pelaku masih belum pasti juga mengalami luka tusuk pada bagian paha sedalam 3 Cm dan berada di RS Karsa Husada,” ujar Buher.

Hingga berita ini ditulis, Polisi tengah mengejar terduga pelaku yakni Kristian Aris. Bahkan beberapa anggota Polisi diturunkan untuk mengamankan dua RS tempat korban dirawat. (lih/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional