Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Jaga Kelestarian Alam, Kwarcab Pramuka Sidoarjo Lepas Ratusan Burung

  • Selasa, 14 Agustus 2018 | 23:14
  • / 2 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 54 kali
Jaga Kelestarian Alam, Kwarcab Pramuka Sidoarjo Lepas Ratusan Burung
LEPAS BURUNG - Kwarcab Gerakan Pramuka Sidoarjo mengajak masyarakat peduli menjaga kelestarian alam dan satwa liar dengan melepas puluhan burung seusai upacara dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke - 57 di Alun-Alun Sidoarjo, Selasa (14/8/2018)

Memontum Sidoarjo – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sidoarjo mengajak masyarakat peduli menjaga kelestarian alam dan satwa liar dengan melepas puluhan burung di Alun – alun Sidoarjo, Selasa, (14/08/2018). Pelepasan puluhan burung ini dilakukan seusai upacara dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 57.

Upacara ini diikuti 1.500 peserta dan 500 undangan dari berbagai sekolah di wilayah Sidoarjo. Yakni mulai dari SD hingga SMA/SMK. Upacara dipimpin langsung Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Pramuka Sidoarjo, Saiful Ilah yang juga Bupati Sidoarjo.

Saiful Ilah mengatakan gerakan pramuka menjadi ‘Rumah Kita Bersama’ sesuai dengan harapan bangsa, dengan mengambil tema “Pramuka Perekat NKRI”. Pada usianya yang ke 57 tahun ini gerakan pramuka sudah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa.

“Kami menghimbau kepada masyarakat khususnya para orangtua dan guru agar tidak ragu memberikan kesempatan sekaligus mendukung putra-putrinya mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing- masing,” terangnya kepada Memo X, Selasa (14/08/2018).

Sedangkan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya seluruh anggota pramuka Sidoarjo untuk peduli menjaga kelestarian alam dan satwa liar. Cak Nur yang juga menjabat Wakil Bupati Sidoarjo ini mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

“Peringatan HUT Pramuka yang ke 57 ini ditandai melepas 57 burung derkuku, puluhan burung gereja dan burung emprit yang dibeli dari pasar burung.

Mereka dilepas agar bisa hidup kembali di alam bebas,” ungkapnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional