Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG

FPIK UB Bersihkan Pantai Sendang Biru, Reduksi 514.03 kg Sampah

  • Senin, 20 Agustus 2018 | 17:41
  • / 8 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 40 kali
FPIK UB Bersihkan Pantai Sendang Biru, Reduksi 514.03 kg Sampah
Rektor UB Prof Nuhfil, memimpin upacara Menghadap Laut. (ist)

Memontum Malang—-‘Menghadap Laut”, merupakan aksi nasional yang digagas Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr (HC) Susi Pudjiastuti dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73. Idenya, menggemakan kegiatan bersih pantai untuk mengurangi dampak pencemaran laut, khususnya plastik dan sampah anorganik lainnya. Sebagaimana diketahui, Susi Pudjiastuti bersama para influencer pecinta lingkungan pada 15 Juli 2018, telah mencanangkan Pandu Laut Nusantara sebagai wadah komunitas pecinta laut.

Tujuan dari komunitas tersebut adalah mengurangi ancaman pencemaran laut melalui kegiatan bersih pantai dan mereduksi penggunaan bahan pencemar, khususnya plastik. Salah satu kegiatan nyata untuk mengurangi dampak plastik di lingkungan laut adalah dengan melaksanakan kegiatan bersih pantai.

Jambeck, et al. (2015) menyatakan bahwa Indonesia menempati urutan kedua sebagai penyumbang sampah plastik terbesar ke laut. Volume tersebut mencapai angka 400.000 ton sampah plastik per tahun (World bank, 2016). Apabila tidak dilakukan upaya reduksi, maka dikhawatirkan pada tahun 2050 akan lebih
banyak sampah plastik dibandingkan dengan jumlah ikan di laut, hal ini terungkap dalam World Economic Forum (2016), “The New Plastic Economy: Rethinking the Future of Plastics”.

 Bahu membahu membersihkan sampah di pantai Sendang Biru. (ist)

Bahu membahu membersihkan sampah di pantai Sendang Biru. (ist)

Kegiatan Menghadap Laut merupakan aksi riil untuk membersihkan sampah yang ada di pantai, yang dilaksanakan serentak Minggu, (19/8/2018), berlokasi di lebih dari 73 titik di Indonesia.
Universitas Brawijaya turut menyukseskan kegiatan ini, melalui kegiatan bertema “FPIK Menghadap Laut”, yang berlokasi di Pantai Sendang Biru, Malang. Kegiatan ini diikuti oleh total 273 peserta, terdiri dari 167 mahasiswa baru, 56 panitia, 50 dosen dan tendik, dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya.

Rektor UB menyampaikan, komitmen UB untuk berperan aktif dalam upaya mengurangi sampah baik di lingkungan kampus maupun luar kampus. “Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa awareness, terutama bagi mahasiswa dan civitas akademika kampus UB, mengenai ancaman sampah plastik terhadap lingkungan laut. Beberapa aksi yang dapat dimulai secara individu, diantaranya dengan membawa tumbler (botol) minuman isi ulang sendiri, membawa kantung belanja sendiri, menghindari penggunaan sedotan plastik untuk minum, tidak membuang sampah ke saluran air, serta melaksanakan kegiatan bersih pantai dan laut secara reguler,” ungkap Prof Nuhfil.

Terdapat dua agenda utama pada acara ini, yang pertama adalah kegiatan bersih pantai
(beach cleanup) yang berlokasi di Pantai Wisata Sendang Biru dan area UPT P2SKP Pondokdadap yang merupakan salah satu pelabuhan perikanan terbesar di pesisir selatan Jawa Timur. Dan kedua, yaitu upacara seremoni Menghadap Laut, yang dilakukan dengan cara bersama-sama menghadap Laut (Selat Sempu) sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Upacara seremoni Menghadap Laut dimulai pukul 13.00, dipimpin langsung oleh Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS. Upacara dimulai dengan laporan kegiatan oleh Dekan FPIK UB, Prof. Dr. Ir. Happy Nursyam, MS, meliputi jumlah peserta dan volume sampah yang berhasil dibersihkan.

Peserta kegiatan melaksanakan pengambilan sekaligus pemilahan sampah anorganik sesuai dengan jenis sampahnya, yaitu botol plastik, sampah plastik pembungkus, kaca/beling, kain/jaring, kaleng/baterai, karet/styrofoam/sendal dan kategori lain (selain tersebut di atas). Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang untuk mengetahui jumlah totalnya.

Disebutkan, luas lahan yg dibersihkan 6,2 hektar, dengan jumlah sampah 514,03 kilogram, jumlah sampah plastik 107,62 kilogram, jumlah sampah beling 49,24 kilogram, jumlah sampah sedotan 108, 74 kilogram, jumlah sampah jaring 55,35 kilogram, dan jumlah sampah lainnya 193,08 kilogram. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional