Memontum.Com

Pengukuhan Guru Besar Polinema

Petugas Kebersihan Tewas Mengenaskan, Direkontruksi, Murni Kegencet Truk

  • Sabtu, 25 Agustus 2018 | 15:34
  • / 13 Djulhijjah 1439
Petugas Kebersihan Tewas Mengenaskan, Direkontruksi, Murni Kegencet Truk
rekontruksi: Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta saat melakukan rekontruksi. (ist)

Memontum Kota Malang—-Petugas Polsekra Sukun akhirnya melakukan rekontruksi terkait tewasnya Sugito (43) penarik gerobak sampah, warga Jl Janti Selatan Gang VII, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Rekontruksi itu untuk memastikan penyebab tewasnya Sugito. Apakah karena tergencet truk sampah ataukah tidak. Sebab dari keterangan sebelumnya, Sugito jatuh hingga kepalanya membentur tembok. Selain itu, juga ada keterangan yang menyebutkan bahwa Sugito melompat hingga kepalanya membentuk pintu bak truk sampah.

Rekintruksi itu dilakukan oleh Polsekta Sukun pada Jumat (25/8/2018) siang di lokasi kejadian. Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH mengatakan bahwa hasil rekontruksi akhirnya diketahui bahwa Sugito tewas akibat tergencet pintu bak truk. ” Hasil rekontruksi korban terjepit dump truk dan tembok bak sampak. Kunduran truk,” ujar Kompol Anang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Sugito pada Rabu (22/8/2018) sekitar pukul 10.00, tewas mengenaskan. Saat ditemukan, dia sudah dalam kondisi tewas dengan kepala luka parah di tempat kerjanya Jl Keben, Kelurahan Bandungrejosari.

Ada 2 versi yang menyebutkan tewasnya Sugito. Versi pertama dia melompat dari bak truk hingga kepalanya membentur tembok. Ada juga yang menyebut kalau saat itu dia melompat dari tembok hingga kepalanya terbentur pintu bak truk sampah yangndikemudikam Sutrisno, PNS warga Jl Gedangan, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Jenazah Sugito saat masih di lokasi. (Ist)

Jenazah Sugito saat masih di lokasi. (Ist)

Menurut Mulyati (52) , pemulung, bahwa sebelum kejadian Sugito bekerja di TPS Jl Keben. Saat kejadian, ada truk sampah berjalan mundur berencana mengantinbak truk yang kosong dengan bak truk yang penuh sampah. Mulyati sempat melihat Sugito sendiri berada di bak truk yang penuh sampah. Saat bak sampah hendak dipindah, Sugito terluhat aepertu hendak berpindag tempat. “Sepertunya ria berencana melompat ke bawah,” ujar Mulyati.

Diduga saat melompat, Sugito kehilangan keseimbangam karena tidak kuat akibat cidera pada kaki kanannya. Tidak ada yang melihat pasti kejadian persisnya karena pandangan para saksi terhalang bak truk. Apakahnkepala Sugito menghantam tembok ataukah menghantam bak truk hingga jatuh membentur lantai.

Saat hendak ditolong, kondisi Sugito sudah tergeletak di atas lantai. Bahkan informasi awal di lapangan, sempat terkabar Sugito tergencet bak truk. Namun setelah petugas kepolisian melakukan penyelidikan, tidak ada tanda-tanda Sugito tergencet bak truk. Melainkan luka dikepalanya akibat luka benturan. Jenazah Sugito kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Petugas masih terus melakukan penyelidikan. Ada sebuah rambut yang menempel ddi tembok. Namun belum diketahui pasti apakah itu rambut Sugito atau tidak.

Perlu diketahui bahwa Sugito mengalami cidera kaki kanannya karena beberapa waktu lalu terjatuh di lokasi yang sama. ” Sugito pernah jatuh di lokasi yang sama hingga kaki kanannya cidera. Hal itu membuat jalanny pincang. ,” ujar Aksim, warga sekitar.

Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. ” Dari keterangan saksi, korban sempat terlihat di atas tembok setinggi 2 meter. Saat itu dia melompat hingga kepalanya terkena pintu bak truk. Korban meninggal di lokasi. Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kompol Anang. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional