Connect with us

Lamongan

Pasokan Minim, Harga Ikan Tawar Melambung

Diterbitkan

||

Pasokan Minim, Harga Ikan Tawar Melambung

Memontum Lamongan – Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Lamongan turut mempengaruhi harga ikan tawar di Kabupaten Lamongan. Bagaimana tidak, musim kemarau ini juga mengakibat tambak budidaya ikan tawar di Lamongan turut mengering sehingga produksi ikan tawar mengalami penurunan.

“Untuk saat ini harga ikan tawar melambung tinggi, karena produksi ikan tawar turun,” kata salah seorang pedagang ikan tawar di pasar ikan Lamongan, Eko Yulianto, Kamis (30/8/2018).

Menurutnya, tingginya harga tawar ini karena sejumlah tambak budidaya ikan tawar di Lamongan mengering akibat musim kemarau. Bahkan kenaikan harga ikan tawar ini mencapai 10 persen drai harga normal. “Banyak tambak yang kering gak ada airnya,” ujarnya.

Sehingga, sambung Eko keringnya tambak itu mengakibatkan produksi ikan tawar mengalami penurunan. “Biasanya saya itu bisa menerima ikan sampai 30 ton perhari, tapi kalau sekarang dapat 10 ton saja itu sudah banyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eko menuturkan naiknya harga ikan tawar ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir ini. “Naik sejak 2 bulan kemarin, harga bandeng normalnya perkilogram yang isinya 8 sampai 10 biji harganya Rp. 16 ribu kini sudah mencapai Rp. 20 ribu perkilogram, kemudian udang vanami biasanya yang kecil Rp. 25 ribu perkilogram kini harganya Rp. 35 ribu sampai Rp. 45 ribu perkilogram dan ikan mujair biasanya Rp. 15 ribu sekarang mencapai Rp. 23 ribu perkilogram,” pungkasnya. (ifa/zen/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *