Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Pensiunan Guru Agama Kepanjen Tipu Beberapa Warga Donomulyo

  • Minggu, 23 September 2018 | 11:18
  • / 12 Muharram 1440
Pensiunan Guru Agama Kepanjen Tipu Beberapa Warga Donomulyo
warga Kedungsalam Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo Tunjukan Bukti(Ist)

*Wajibkan Bayar Puluhan Juta, Janjikan Jadi PNS

Memontum Malang—–BS (66) warga Rt 1 Rw 1 Desa Kedungsalam Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang mengaku telah ditipu oleh P ,seorang pensiunan guru agama wilayah setempat. Korban dijanjikan diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab Malang tanpa melalui tes, dengan syarat harus setor uang puluhan juta sebagai pelicin. Awal kejadian, tahun 2010 lalu, BS didatangi pelaku. Mereka janjikan Irfan putra korban bisa diangkat jadi PNS tanpa harus melalui tes.

“Dia tergiur dengan ceritera P, yang mengaku punya banyak kenal pejabat jajaran Pemkab Malang”, ujar salah seorang kerabat korban Minggu (23/9/2018) siang tadi. Juga dijelaskan, penyetoran uang itu dilakukan dengan cara bertahap,mulai Rp10 juta, hingga akhirnya membengkak jadi Rp80juta.


“Seperti tercatat dalam kwitansi pembayaran sebesar Rp30juta tahun 210,tetapi itu atas kesepatan hutang piutang.Beberapa bulan kemudian,korban kembali dimintai uang tambahan”,ulasnya.

Tragisnya, kendati sudah setor uang sekian puluh juta,tetapi Irfan putra salah seorang korban tak kunjung diangkat jadi PNS seperti yang diharapkan.Selain Irfan,ada juga nama Pak Gigik , Bu Lia ,Bu Arinah.Akibat janji itu ada diantaranya terserang stroke.Mereka sempat datangi rumah P, dan minta uang tersebut dikembalikan.

“Korban datang ke rumah sudah empat kali,tetapi itu hanya dibayar janji.Dan belakangan juga berhembus kabar terkait keterlibatannya seorang anggota DPRD Kabupaten Malang.”Ada sebagian korban mengaku sudah setor uang sebesar Rp70 juta.Kasihan mereka”,terangnya. Mereka minta pertanggung jawaban P,untuk segera kembalikan sejumlah uang yang ia terima,sebelum mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang.
Sementara,Kapolres Malang AKBP Yade Setyawan Ujung Kapolres Malang meminta agar korban segera laporkan kejadian ini ke Polres Malang. (sur/yan)

2 Komentar

  1. ahmad jamian Jumat, 28 September 2018
  2. ahmadjamian Jumat, 28 September 2018

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional