Memontum.Com

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Bawaslu Warning ASN dan Kades Agar Tidak Terlibat Kampanye

  • Minggu, 23 September 2018 | 20:49
  • / 12 Muharram 1440
Bawaslu Warning ASN dan Kades Agar Tidak Terlibat Kampanye

Memontum Sidoarjo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo siap mengawasi kampanye Pemilu 2019 yang dimulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Bawaslu berjanji bakal menindak setiap pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol) peserta pemilu.

Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid mengatakan pengawasan kampanye akan dilakukan di semua daerah, termasuk pengawasan terhadap keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) dalam kampanye.

DEKLARASI - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah yang menjabat Ketua DPC PKB Sidoarjo menghadiri Deklarasi Kalah Terhormat, Menang Bermartabat bersama 15 perwakilan partai peserta pemilu 2019,  di Parkir Timur GOR Sidoarjo, Minggu (23/9/2018).

DEKLARASI – Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah yang menjabat Ketua DPC PKB Sidoarjo menghadiri Deklarasi Kalah Terhormat, Menang Bermartabat bersama 15 perwakilan partai peserta pemilu 2019,
di Parkir Timur GOR Sidoarjo, Minggu (23/9/2018).

“Kalau memang ada pelanggaran, pasti bakal kami tindak tegas,” terangnya Kepada Memontum.com, Minggu (23/9/2018).

Oleh karenanya, untuk melaksanakan pemilu 2019 damai, Bawaslu menggelar deklarasi “Kalah Terhormat Menang Bermartabat” di parkir timur GOR Delta, Sidoarjo. Deklarasi ini dihadiri Forkopimda dan perwakilan 16 parpol peserta pemilu di Sidoarjo.

“Deklarasi serentak ini diharapkan bisa membuat pemilu 2019 damai dan aman. Persaingan untuk mendapatkan suara diharapkan dilakukan dengan cara tepat dan sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Bagi Haidar, Bawaslu bakal menindak cepat sesuai proses yang berlaku jika ada temuan pelanggaran. Untuk rekomendasi ke tindak pidana Pemilu maka akan diserahkan ke polisi.

“Tapi kalau pelanggaran itu dilakukan penyelenggara pemilu, maka sesuai dengan kode etik bisa dilanjukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” tegasnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah yang akrab disapa Abah Ipul mengungkapkan Sidoarjo Tahun 2014 terpilih sebagai daerah penyelenggara pemilu terbaik se Indonesia. Untuk pilkada tahun 2019, semoga Sidoarjo bisa menjadi percontohan nasional dan berhasil menyelenggarakan pemilu damai dan aman.

“Kami siap mengawal pemilu 2019. Karena sebentar lagi mulai kampanye, pesan saya jangan gunakan isu sara dan menyebarkan berita hoax. Karena itu akan memecah belah. Mari bersama-sama bangun budaya kampanye positif,” kata Ketua DPC PKB Sidoarjo ini.

Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Himawan Bayu Aji mengaku siap mengawal pesta demokrasi di Sidoarjo, bersama Forkopimda pihaknya akan terus koordinasi, mulai dari deklarasi hari ini hingga persiapan menjelang pemilu 2019 mendatang.

“Kami ingin pemilu berjalan lancar. Kami minta di Sidoarjo tidak ada kampanye berbau sara apalagi menyebarkan hoax,” tandasnya. (Wan/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional