Connect with us

Kota Batu

Dua Sekolah Dasar Kota Batu Sabet Adiwiyata Tingkat Provinsi

Diterbitkan

||

Wagub Saifullah Yusuf/Gus Ipul saat menghadiri acara

Memontum Kota BatuAda dua sekolah tingkat dasar (SD) asal Kota Batu yang berhasil sabet penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jatim. Pertama SDN Gunungsari 3 dan SDN Mojorejo 1 yang langsung diberikan oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di Komplek PLTU Paiton Probolinggo dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dan Hari Konservasi Alam Nasional.

Menurut Nawang Wirawan, Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu sebelumnya ada 6 sekolah yang mengikuti dan lolos penilaian tingkat kota. Namun, saat tingkat provinsi hanya ada dua sekolah yang sekarang mendapat penghargaan.

” Syukur atas perolehan penghargaan Adiwayata ini dari enam sekolah mengerucut menjadi dua sekolah,” ucap Nawang, Selasa (25/9/2018).

Sebelumnya, lanjut Nawang, Tim Penilai dan Tim Pembina Adiwiyata Kota Batu bersama berjuang semaksimal mungkin dalam tahap penilaian. Awalnya dilakukan penilaian dari tim penilai tingkat kota menyangkut kebijakan sekolah, kurikulum sekolah, sarpras dan partisipasi masyarakat terkait pembelajaran, kebersihan hingga keasrian lingkungan sekolah.

Lalu dilakukan seleksi administratif oleh tim penilai Provinsi Jatim terhadap 380 sekolah di Jatim. Hasil dari seleksi ini mengerucut menjadi 110 sekolah.Tahap penilaian selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan oleh tim, hingga akhirnya diputuskan dua sekolah di Kota Batu ini menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi JaTim atau 110 sekolah Adiwiyata tahun 2018 di Jatim.

Setelah verifikasi lapangan, akhirnya dua sekolah dasar di Kota Batu ini naik status menjadi Adiwiyata tingkat Provinsi Jatim.

Sedangkan untuk tingkat nasional, tahun ini Kota Batu juga mengajukan tiga sekolah, yakni SDN Songgokerto 2, SDN Ngaglik 1 dan SD Muhammadiyah 4 Batu.

” Untuk Berkas pengajuannya sudah dikirim, tinggal menunggu hasilnya saja. Diraihnya penghargaan ini, berarti di Kota Batu ada 18 sekolah Adiwiyata tingkat Kota, 6 sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, 4 sekolah tingkat nasional dan 1 sekolah Adiwiyata mandiri,” jelas dia.

Total di Jawa Timur ada 39 sekolah dasar yang menjadi sekolah Adiwiyata Provinsi tahun 2018 ini. Sementara SMP/MTs terdapat 47 sekolah dan 10 SMA serta 6 SMK yang juga mendapat penghargaan ini.

Pesan Gus Ipul sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim dia berharap semoga menjadi contoh bagi sekolah yang lain dan tetap semangat menjaga sekolah agar bisa menjadi sekolah Adiwiyata tingkat Nasional.

” Semoga menjadi contoh dan bisa ditiru oleh seluruh sekolah,” kata Nawang menirukan ucap Gus Ipul. Saat penerimaan, sekolah didampingi oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Syaiful Mustofa serta Tim Penilai dan Tim Pembina Adiwiyata Kota Batu. (lih/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Batu

Humas Pemkot Batu Gelar Workshop Peran Media Sosial

Diterbitkan

||

Acara workshop peran media sosial peduli covid-19 di Kota Batu.
Acara workshop peran media sosial peduli covid-19 di Kota Batu.

Memontum Kota Batu – Workshop dengan tema ‘Peran media sosial peduli covid-19’ digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, di Ruang Pertemuan PKK Balai Kota Among Tani Gedung A Lantai 1, Kota Batu, Senin (26/10) pagi. Pelaksanaan tersebut, sebagai bentuk apresiasi terhadap peran media di masa pandemi.

Humas sekaligus Dosen Komunikasi Universitas Merdeka Malang, Ana Mariani, yang menjadi salah satu pembicara dalam acara itu, mengatakan peran kolaboratif humas dan media massa sangat penting di masa pandemi ini. “Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Pemerintah memerlukan kepanjangan tangan media masa untuk menyampaikan informasi-informasi penting kepada masyarakat,” katanya.

Exit strategi Kota Batu dari darurat covid-19, tambahnya, menjadi strategi yang harus diperhatikan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dirinya berpendapat, belum adanya riset yang detail terkait kasus Covid-19, memicu stigma negatif di masyarakat. Karena, bisa memunculkan pemberitaan yang simpang siur.

“Ini merupakan darurat perang. Masyarakat perlu diedukasi melalui pesan-pesan media,” ujarnya.
Pemberitaan yang simpang siur, ujarnya, justru akan memperkeruh keadaan. Karena bisa memicu kepanikan di tengah masyarakat.

“Bukan kewaspadaan, tapi justru ketakutan. Ada juga yang mengatakan, virus ini bisa sembuh sendiri, sampai ada anggapan menteri kesehatan tidak memiliki kemampuan menangani Covid-19. Semua itu, karena pemberitaan yang tersebar di media,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, juga bisa berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan. “Tahun 2019, kunjungan wisatawan sebanyak 7,2 juta, sedangkan pada tahun 2020 sebanyak 1,1 juta. Penurunan tersebut juga merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Jadi, sektor wisata paling terdampak covid-19,” imbuhnya seraya berharap, media juga mampu memberikan edukasi sehingga turut membantu memulihkan kembali kondisi tingkat kunjungan di tahun 2021.

Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Fauzan, pada kesempatan itu mengatakan perlu adanya pembekalan pada media masa terkait penyampaian berita Covid-19. Seperti diantaranya, pola penyebaran dan gejala-gejalanya. “Pihak Dinkes perlu pembekalan pada media masa, terkait apa itu Covid-19 dan bagaimana penyebarannya,” imbuhnya. (bir/sit)

 

 

Lanjutkan Membaca

Kota Batu

PD Perpamsi Jatim Semarakkan Dirgahayu Kota Batu

Diterbitkan

||

Peserta di lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.
Peserta di lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.

Sebar 150 Bibit dalam Program ‘Satu Nama Satu Pohon’

Memontum Kota Batu – Antusiasme peserta program ‘Satu Nama Satu Pohon’ dalam peringatan Hari Jadi ke-19 Kota Batu, tidak hanya nampak dari jajaran Forkopimda, OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Batu, elemen masyarakat dan warga Kota Batu.

Namun, Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi), yang dinahkodai langsung Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi, yang juga Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang bersama Direktur PDAM Kota Malang, M Nur Muhlas dan PDAM Kota Batu, Edy Sunaedi, turut ambil bagian dalam menyemarakkan peringatan dirgahayu plus program penanaman, Sabtu (17/10) sore tadi.

Mengawali pelaksanaan, kegiatan diisi dengan upacara pembukaan. Selanjutnya, sejumlah peserta secara bersama-sama menuju ke lokasi penanaman bibit yang dipusatkan di Desa Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.

Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Dalam prosesi tersebut, tidak kurang dari 150 bibit tanaman, yang disebar oleh Perpamsi Jatim bersama pengurus dan anggota. Bahkan, sesuai jargon dirgahayu Kota Batu, masing-masing direktur PDAM di Malang Raya, menanam satu-satu bibit tanaman.

“Ada beragam bibit tanaman, yang disiapkan dalam mendukung langkah program ‘Satu Nama Satu Pohon’ Pemkot Batu. Mulai dari bibit tanaman Buah Manecu hingga Nangka. Termasuk, ada juga bibit tanaman yang mampu memberikan andil besar dalam menjaga kelestarian sumber mata air,” kata Ketua PD Perpamsi Jatim, Syamsul Hadi.

Partisipasi yang dilakukan ini, tambah pria yang juga Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan, adalah sebagai wujud atau bentuk mendukung penuh program Wali Kota. Karena, dengan semakin banyak tanaman atau pohon yang ditanam, maka akan kian optimal dalam menjaga kelestarian sumber mata air. Sehingga, secara tidak langsung, program ini juga menjadi bagian dari pada tanggung-jawab kami bersama.

“Apa yang dilakukan ini, adalah bentuk dari pada sinergitas kami, khususnya di Malang Raya, dalam menjaga dan melestarikan sumber mata air. Karenanya, kami langsung melakukan aksi bersama-sama dengan menanam pohon,” imbuhnya. (sit)

 

 

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement KPPS
Advertisement

Terpopuler