Memontum.Com

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang

Siang Bupati Tegaskan Berantas Maling Sapi, Malamnya Sumberwringin Klakah Kebobolan

  • Kamis, 4 Oktober 2018 | 13:34
  • / 23 Muharram 1440
Siang Bupati Tegaskan Berantas Maling Sapi, Malamnya Sumberwringin Klakah Kebobolan

Memontum Lumajang—–Sebelumnya problem serius terkait tingginya kriminalitas di Kabupaten Lumajang, utamanya kejahatan begal dan maling sapi akan diberantas. Hal ini ditegaskan bupati di pendopo siang (kemarin-red). Bersama TNI – Polri akan disiagakan pasukan bersenjata lengkap untuk melakukan pengamanan.

Malamnya kawanan maling sapi membobol tembok milik warga Papringan Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Sapi milik Mbok Samah (50) pukul 02:00 dini hari diketahui raib dari kandang. Padahal kandang tersebut terbuat dari tembok dan diluar kandang masih ada pagar tembok keliling.

Menurut keterangang dari salah seorang anaknya, Rifa (29) sekitar pukul 01:00 ibunya masih mengaji, saat itu mendengar seperti ada sesuatu terjatuh. Lalu melihat kandangnya. Sapi masih ada, namun ketika kakeknya keluar rumah sekitar pukul 02:00 pintu kandang sudah terbuka dan sapinya sudah tidak ada.

“Jam 01.00 ibu masih mengaji, tapi dia mendengar seperti ada sesuatu yang jatuh. Lalu ibu pergi kekandang untuk melihat sapi Dilihat masih ada, pas jam 02.00, mbah keluar rumah. Kok pintu kandang terbuka, dilihat sapi sudah tidak ada,” tuturnya pada media ini, Kamis (4/10/2018).

Setelah melihat sapi miliknya hilang, keluarga Mbok Samah langsung membunyikan kentongan. Setelah itu dibantu warga yang lain berusaha mencari secara beramai-ramai.

“Alhamdulillah sekitar pukul 05.00 sapi berhasil ditemukan di daerah Salak,” terangnya.

Disisi lain apa yang disampaikan saat pidato di pendopo oleh Bupati ternyata benar. Warga yang kehilangan sapi tidak melaporkan kejadian pencurian tersebut ke pihak kepolisian. Sehingga data yang ada di kepolisian sedikit. Padahal kenyataannya dilapangan marak terjadi pencurian sapi. Pada setiap kejadian warga hanya berusaha mencari sendiri.

“Sebelum di sini sapi milik tetangga saya. Milik pak Neri juga hilang. Sepasang tapi sampai hari ini belum ditemukan,” kata Rifa.

Sering terjadinya pencurian Sapi di Kabupaten Lumajang merupakan problem yang sudah bertahun – tahun dirasakan oleh masyarakat. Hal ini bukan saja membuat resah, namun juga sudah mempengaruhi sosial ekonomi masyarakat Ada keengganan warga untuk melakukan aktifitas yang lain karena takut kandangnya dibobol maling. Bahkan yang lebih menakutkan informasi dari warga, para kawanan pencuri sapi ini bersenjatakan bondet (bom ikan).(adi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional